
Edukasi kebencanaan libatkan berbagai unsur

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang menyatakan bahwa upaya untuk melaksanakan edukasi terkait dengan kebencanaan di daerah setempat melibatkan berbagai unsur melalui pendekatan secara bersama-sama.
"Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai unsur dalam pendekatan kolaboratif," kata Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam suatu acara di Magelang, beberapa waktu lalu.
Meskipun daerah setempat relatif kecil dengan tiga kecamatan dan 17 kelurahan, persoalan kewaspadaan terhadap kebencanaan tetap harus dilakukan baik oleh pemerintah maupun berbagai kalangan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan untuk mengenalkan konsep mitigasi kebencanaan berupa upaya mengurangi risiko sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Masyarakat harus memahami secara baik terkait dengan kondisi lingkungan sekitar masing-masing guna meminimalisasi dampak kebencanaan, misalnya terkait dengan penanganan saluran air guna mencegah banjir atau genangan air, kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama bersumber dari instalasi listrik, dan dampak cuaca.
"Bahaya kebencanaan memang ada di sekitar kita, sehingga harus selalu waspada," kata dia dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang.
Daerah setempat saat ini sedang memasuki pancaroba atau perubahan musim dari hujan ke kemarau, sehingga kewaspadaan terhadap dampak pancaroba tetap harus dilakukan.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
