Logo Header Antaranews Jateng

Kota Semarang pastikan kesiapan tuan rumah MTQ Nasional 2026

Rabu, 4 Februari 2026 19:19 WIB
Image Print
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang memastikan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Rabu, menyampaikan optimisme bahwa Kota Semarang siap menjadi tuan rumah MTQ Nasional Tahun 2026.

Menurut dia, kepercayaan sebagai tuan rumah kembali merupakan kehormatan, sekaligus momentum penting bagi Kota Semarang untuk menunjukkan kapasitasnya dalam menyukseskan agenda keagamaan berskala nasional.

"Kota Semarang siap menyambut dan menyukseskan MTQ Nasional 2026. Sejak terakhir kali menjadi tuan rumah pada tahun 1979," katanya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Semarang akan mengerahkan seluruh potensi daerah, berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat terkait giat tersebut.

Upaya itu dilakukan demi memastikan MTQ Nasional yang akan digelar pada September 2026 bisa terselenggara dengan sukses dan berkesan.

"Pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang kembali menjadi momentum bersejarah bagi kami untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik, lebih tertib, dan semakin berkualitas," katanya.

Tim dari Kementerian Agama juga telah melakukan survei kelayakan tempat untuk penyelenggaraan MTQ Nasional Tahun 2026.di Kota Semarang.

Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an Kemenag Rizal Ahmad Rangkuty, menyampaikan bahwa peninjauan difokuskan pada sejumlah aspek penting.

Yakni, kesiapan tata ruang, alur registrasi, ketersediaan ruang tunggu peserta, hingga skema penempatan majelis lomba sebagai penopang utama kelancaran MTQ berskala nasional.

"Tim membahas penataan 24 majelis lomba, dengan perkiraan 13 majelis digunakan untuk registrasi awal. Selain itu, pengaturan ruang tunggu peserta disesuaikan dengan jadwal kedatangan kafilah dari berbagai provinsi," katanya.

Terkait lokasi, ia menyebutkan bahwa pemanfaatan area terbuka maupun tenda besar dimungkinkan, sepanjang aspek keamanan, kenyamanan, serta mitigasi cuaca dapat terpenuhi.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Keagamaan Setda Provinsi Jawa Tengah Agung Priyono menilai PRPP Semarang sebagai salah satu lokasi yang memiliki keunggulan dari sisi strategis.

Kedekatan lokasi dengan bandara menjadi nilai tambah karena memudahkan kafilah menuju tempat registrasi sebelum melanjutkan perjalanan ke hotel.

"Begitu tiba di bandara, kafilah dapat langsung menuju PRPP untuk registrasi. Jaraknya sangat dekat, sehingga PRPP berpotensi menjadi titik awal kedatangan seluruh kafilah," katanya.




Baca juga: PGMI UIN Walisongo Semarang lakukan studi tiru ke MIN 1 Kota Malang



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026