Logo Header Antaranews Jateng

UMS dan PT Marimas jalin kerja sama magang dan penelitian industri

Jumat, 22 Mei 2026 15:12 WIB
Image Print
Penandatanganan kerja sama antara UMS dengan PT Marimas Putera Kencana. ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama PT Marimas Putera Kencana melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama praktik kerja industri dan penelitian.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri.

Direktur Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS Nurgiyatna, S.T., M.Sc., Ph.D. menjelaskan kerja sama yang terjalin diharapkan dapat menghasilkan implementasi nyata.

“Sekarang yang lebih penting adalah implementasinya. Kami memiliki tugas untuk mencarikan mahasiswa mitra industri yang kemudian bisa menjadi tempat magang, tempat penelitian skripsi, hingga syukur-syukur dipermudah untuk jalur masuk bekerja,” ujarnya, Jumat.

Menurutnya, keberadaan mitra industri sangat penting bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis sekaligus meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja. Kerja sama ini akan mendukung program magang mahasiswa, serta membuka peluang kolaborasi bagi dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Barangkali dari bapak ibu dosen yang memiliki tugas dalam penelitian dan pengabdian ada kolaborasi yang bisa kita lakukan. Kami juga penting memiliki kolaborasi industri terkait penelitian yang benar-benar implementatif,” tambahnya.

UMS juga menawarkan peluang kolaborasi dalam program pengabdian masyarakat melalui desa-desa binaan yang dimiliki kampus. Nurgiyatna menjelaskan program corporate social responsibility (CSR) perusahaan dapat diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi desa dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami juga memiliki desa-desa binaan. Barangkali nanti ada program CSR yang bisa dialokasikan ke sana. Kami identifikasi potensinya, permasalahannya apa, kemudian kita tingkatkan ekonominya agar mereka bisa tumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Personalia Marifood Group Aryavamsa Frengky menyampaikan kerja sama dengan institusi pendidikan turut memberikan dampak positif terhadap penguatan citra perusahaan.

“Kami sangat terbantu dengan universitas karena minimal ada branding awareness. Secara tidak langsung kerja sama itu juga menguntungkan untuk bidang marketing,” ungkapnya.

Frengky juga menyoroti kondisi daya beli masyarakat yang saat ini masih menjadi perhatian perusahaan. Menurutnya, Marifood Group terus melakukan riset terkait faktor-faktor yang memengaruhi penurunan daya beli masyarakat.

Terkait program magang, Frengky menegaskan mahasiswa magang di Marifood Group akan menjalankan tugas administratif dan dituntut untuk menunjukkan performa dan tanggung jawab kerja profesional.

“Kami tidak hanya memenuhi program, tetapi mahasiswa magang juga akan diminta presentasi serta melaporkan pertanggungjawabannya,” katanya.

Ia menjelaskan sistem penerimaan magang di Marifood Group menggunakan kuota agar setiap departemen mampu melakukan supervisi dan monitoring secara optimal.

Selain fokus pada pengembangan kompetensi, Marifood Group juga menaruh perhatian terhadap isu kesehatan mental di lingkungan kerja, termasuk bagi mahasiswa magang.

“Tidak hanya membuat orang bekerja saja, tetapi mentalnya juga diurus, bahkan hingga lingkungannya. Mahasiswa magang kami anggap sebagai keluarga agar terhindar dari kasus-kasus kesehatan mental,” jelas Frengky.

Kepala Subdirektorat Kemitraan Industri UMS Sidiq Permono Nugroho, S.E., M.M. turut mengonfirmasi fleksibilitas durasi program magang yang dapat dikonversi ke dalam mata kuliah akademik.

Sidiq menambahkan UMS dapat mengonversi program magang hingga enam bulan ke dalam sistem akademik mahasiswa.

“Dua bulan dapat dikonversi menjadi mata kuliah magang, sedangkan sisanya bisa dikonversi ke mata kuliah lainnya, sehingga lebih fleksibel,” jelasnya.

Melalui kerja sama ini, UMS dan PT Marimas Putera Kencana berharap dapat menciptakan kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, maupun industri dalam pengembangan sumber daya manusia dan penelitian yang aplikatif.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026