Logo Header Antaranews Jateng

TRKI SV Undip bangun sinergi dengan industri energi nasional di Kaltim

Jumat, 22 Mei 2026 14:53 WIB
Image Print
Dosen dan tendik TRKI Sekolah Vokasi Undip (HO-Sekolah Vokasi Undip)

Semarang (ANTARA) - Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan vokasi berbasis industri melalui kunjungan strategis ke sejumlah perusahaan energi nasional di Kalimantan Timur.

Selama lima hari, rombongan TRKI UNDIP menjalin kolaborasi dengan berbagai industri besar mulai dari Balikpapan, Bontang hingga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kaprodi TRKI SV Undip, Dr. Mohamad Endy Julianto, S.T., M.T., bersama Sekprodi Hermawan Dwi Ariyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan Dr. Ir. Fahmi Arifan, S.T., M.Eng., IPM., MM., ASEAN Eng., Dr. Heny Kusumayanti, S.T., M.T., Yusuf Ma’rifat Fajar Azis, S.T., M.T., Sri Risdhiyanti Nuswantari, S.Tr.T., M.T., Dr. (cand) Abdullah Malik Islam Filardli, S.T., M.T., Dr. (cand) Teguh Riyanto, S.T., M.T., Sri Pudjawati, S.H., Nurul Pudiastutiningtyas, S.T., Nanik Kartikasari, S.T., Wahyu Widyati, A.Md., dan Aris Darmanto, rombongan TRKI Undip bergerak dari Semarang menuju Balikpapan, Bontang, hingga IKN dengan semangat besar: vokasi harus hadir nyata di tengah denyut industri global.

Perjalanan diawali dengan kunjungan ke PT Badak LNG. Rombongan disambut Manager CSR Putra Peni Luhur Wibowo. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pengembangan sumber daya manusia unggul berbasis vokasi sebagai investasi strategis bangsa.

Kompleksitas sistem LNG, jaringan utilitas, hingga penerapan budaya keselamatan kerja berstandar internasional menjadi perhatian utama para dosen dan engineer muda TRKI. Kunjungan ini dinilai memberikan pengalaman nyata mengenai implementasi industri energi modern kepada dunia akademik.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi PT Kaltim Parna Industri. Diskusi bersama Direktur Umum Budi Hermawan, Direktur Teknik dan Produksi Pradhika Rama Ulianto, serta General Manager Technical Kus Heryadi membahas peluang riset terapan, optimasi proses industri hingga pengembangan teaching factory berbasis kebutuhan industri.

Sinergi juga diperkuat saat kunjungan ke PT Kaltim Methanol Industri. Plant General Manager/Associate Director Hanggara Patrianta menjelaskan pentingnya efisiensi energi dan sustainability dalam industri metanol masa depan.

Sementara itu, di PT Pupuk Kalimantan Timur, VP Manajemen dan Pengembangan SDM Andika Perdana Putra menekankan pentingnya talenta yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

Menurut pihak TRKI Undip, pendekatan Project-Based Learning (PBL) yang diterapkan selama ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam mencetak engineer muda yang adaptif dan siap menghadapi tantangan industri global.

Kunjungan kemudian berlanjut ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Di sana, rombongan berdiskusi dengan civitas akademika Institut Teknologi Kalimantan mengenai pengembangan pendidikan vokasi, teknologi hijau, riset terapan, hingga kebutuhan SDM industri di Kalimantan Timur.

Dalam diskusi tersebut, Dr. Endy menegaskan bahwa pendidikan vokasi saat ini tidak lagi sekadar mencetak lulusan siap kerja. “Kami tidak sekadar menyiapkan lulusan, tetapi co-creator solusi industri,” ujarnya.

Puncak kunjungan berlangsung di PT Kilang Pertamina Balikpapan. Rombongan diterima Direktur Utama Bambang Harimurti bersama VP System Completion Kurniawan dan jajaran manajemen perusahaan.

Pertemuan membahas peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari magang mahasiswa, riset bersama, pengembangan laboratorium terapan, teaching factory modern, hingga integrasi program CSR sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan SDM unggul.

TRKI Undip menilai konsep CSR saat ini telah berkembang menjadi strategi pembangunan talenta dan inovasi berkelanjutan. Dukungan industri terhadap laboratorium modern, sertifikasi internasional, serta riset strategis diyakini dapat memperkuat daya saing lulusan vokasi Indonesia di tingkat global.

Kunjungan industri tersebut sekaligus menjadi langkah nyata memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan industri masa depan. ***



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026