
Pemprov Jateng menyiapkan logo dan maskot MTQ Nasional 2026

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan logo, maskot, dan tema untuk penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI yang dijadwalkan pada September 2026,
"Logo, maskot, dan usulan tema ini akan diusulkan ke Kemenag RI untuk disetujui dan ditetapkan," kata Sekretaris Daerah Jateng Sumarno saat Rapat Koordinasi Panitia MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Grhadika Bakti Praja Semarang, Senin.
Ia menjelaskan logo dan maskot MTQ menggambarkan harmoni antara spiritualitas Islam, kearifan budaya Jawa, dan identitas Kota Semarang.
Logo dan maskot MTQ Nasional 2026, mengandung unsur Tugumuda, kitab Al Quran, masjid agung, gunungan dan sulur, pusaka keris, serta bintang/cahaya dengan ruas lima yang menggambarkan rukun Islam.
Menurut dia, MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi kegiatan membangun generasi qurani yang berilmu, berakhlak, dan berbudaya.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen menyatakan kesiapan mendukung seluruh tahapan pelaksanaan MTQ Nasional tersebut.
"Pelaksanaan MTQ ini bukan hanya sukses dalam acaranya, sukses dalam prestasinya, akan tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana sukses mengungkit pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Khususnya para pelaku UMKM," katanya.
Ia mengatakan kedatangan ribuan tamu tersebut diperkirakan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jateng sehingga perlu dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
"Apalagi nanti akan ada event penyerta sebagaimana yang diusulkan Kota Semarang, antara lain festival rebana, dugderan mini, dan syiar keagamaan, dan lainnya," katanya.
Sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu, meminta semua pihak mendukung agar MTQ Nasional berjalan sukses, lancar, tertib, aman, dan sesuai standar nasional.
"Berikan pelayanan yang prima agar Jawa Tengah dikenal sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional," kata putra mendiang ulama kharismatik KH Maimoen Zubair tersebut.
Rencananya, acara yang akan diselenggarakan 11-20 September 2026 di Kota Semarang itu, akan diikuti oleh 8.000 peserta berasal dari 38 provinsi di Indonesia.
Rangkaian kegiatan pergelaran tersebut, meliputi kedatangan dan registrasi kafilah 11-12 September 2026, pembukaan 12 September 2026, pelaksanaan lomba 13-19 September 2026, penutupan 19 September 2026, dan kepulangan kafilah 20 September 2026.
Lokasi pelaksanan untuk kegiatan pembukaan dan penutupan di Lapangan Simpang Lima, untuk Malam Ta’aruf dan Pameran MTQ di halaman Kantor Gubernur Jateng, sedangkan Pawai Ta’aruf akan dimulai di halaman Balai Kota Semarang dan finis di halaman Kantor Gubernur.
Arena musabaqah/lomba, meliputi Lapangan Simpang Lima Semarang; Studio Kreasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kementerian Tenaga Kerja, Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Aula Masjid Baiturrahman; Rumah Dinas Wali Kota Semarang.
Auditorium Kanwil Kemenag Jateng, Aula Wahana Graha Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Aula Sasana Widyapraja BPSDMD Jateng, Gedung Semeru BP2KLK Semarang, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Gedung Prof. Soedarto, dan Gedung Imam Bardjo Universitas Diponegoro Semarang.
Baca juga: Pemkot Semarang terus matangkan persiapan MTQ Nasional 2026
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
