
Wali Kota Semarang temui ulama persiapkan MTQ Nasional

Semarang (ANTARA) - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bertemu dengan sejumlah ulama di wilayah tersebut untuk bersilaturahmi, sekaligus memohon dukungan guna menyukseskan ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 pada September 2026.
Kunjungan diawali ke KH Shodiq Hamzah selalu Pengasuh Pondok Pesantren Assodiqiyah Semarang, Rabu, dilanjutkan ke Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Sendangguwo yang dipimpin oleh K.H. Dzikron Abdullah.
Masih di hari yang sama, silaturahmi berlanjut ke kediaman mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2003-2007 dan Gubernur Jawa Tengah tahun 2007-2008 Ali Mufiz.
Agustina menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membangun komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan para ulama.
"Kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih mendalam dan lebih sering. Ke depan, tidak hanya lurah dan camat yang 'sowan', tetapi juga perangkat daerah terkait, termasuk dari bidang kesejahteraan rakyat dan pendidikan," katanya.
Ia menegaskan bahwa Kota Semarang saat ini tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-31.
Menurut dia, peran para ulama sangat penting, terutama dalam memberikan arahan dan perspektif agar penyelenggaraan MTQ dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.
"Sebagai pemerintah, kami sudah berupaya mempersiapkan sebaik mungkin. Namun kami menyadari, dari sisi pemahaman terhadap tradisi dan substansi MTQ masih membutuhkan banyak arahan. Karena itu kami 'nyuwun' petunjuk, dukungan, dan nasehat dari para kiai," katanya.
Ia menyebutkan bahwa gelaran MTQ Nasional diperkirakan akan diikuti sekitar 11.000 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia.
Kehadiran ribuan tamu tersebut diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi.
Namun demikian, ia menekankan bahwa kesiapan Kota Semarang tidak hanya diukur dari sisi infrastruktur, melainkan juga dari kenyamanan dan pengalaman para tamu selama berada di kota ini.
"Kami ingin para tamu merasa nyaman dan memiliki kesan baik, sehingga di lain waktu mereka ingin kembali ke Kota Semarang. Untuk itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti NU dan pengelola Masjid Agung Jawa Tengah, menjadi sangat penting," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat, khususnya para ulama.
Melalui kunjungan itu, kata dia, Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan para tokoh agama.
"Sekaligus, memastikan bahwa Kota Semarang siap menjadi tuan rumah yang baik bagi perhelatan nasional yang membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat," katanya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
