Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak warga provinsi ini yang merantau ke berbagai daerah untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan Jateng.
"Bapak-bapak dan adik-adik sekalian tidak menjadi jagoan atau raja rimba, kalau belum menaklukkan Jawa Tengah dengan pulang membangun kampung halaman," kata dia saat Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu
Ia mengharapkan hasil yang didapatkan dari perantauan diinvestasikan untuk daerah asal masing-masing.
Selain itu, ia meminta para perantau tidak meninggalkan adat istiadat yang menjadi ciri khas masyarakat Jawa Tengah.
"Jangan hilangkan tradisi di wilayah, karena membangun Jawa Tengah dasarnya kekerabatan, gotong royong, dan 'tepa salira' (solidaritas)," katanya.
Kebersamaan, kata dia, juga yang dijadikan landasan dalam pembangunan di Jawa Tengah.
Oleh karena itu, menurut dia, seluruh elemen masyarakat dilibatkan tanpa terkecuali, tanpa ego sektoral.
Ahmad Luthfi menyampaikan bangga kepada warga Jawa Tengah di perantauan yang memiliki semangat kebersamaan tinggi.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat, seperti bantuan pendidikan dari Baznas kepada 100 mahasiswa berasal dari Jawa Tengah dan beberapa bantuan simbolis KUR kepada pelaku UMKM berasal dari Jawa Tengah.
Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah Leles Sudarmanto Mangun Nagoro mengatakan warga Jawa Tengah di perantauan merupakan potensi luar biasa untuk membangun daerah asalnya.
Ia menyebut banyak program yang dapat dikolaborasikan antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan warga perantauan.
"Diaspora Jawa Tengah bisa dikoordinasi untuk turut membangun Jawa Tengah," katanya.
Baca juga: Pemprov Jateng gandeng Inggris untuk memperkuat infrastruktur logistik

Gubernur Ahmad Luthfi minta perantau Jateng ikut berkontribusi dalam pembangunan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. ANTARA/HO-Pemprov Jateng
