Logo Header Antaranews Jateng

Menteri Imipas resmikan layanan imigrasi pertama di lingkungan kampus di Indonesia

Senin, 1 Desember 2025 15:56 WIB
Image Print
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto (ketiga kiri) meresmikan tempat layanan keimigrasian di kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Senin (1/12/2025). ANTARA/HO-Imigrasi Semarang

Semarang (ANTARA) - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto meresmikan layanan keimigrasian di kampus Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, sebagai unit layanan pertama yang dibuka di lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia.

"Campus Immigration Point ini sebagai yang pertama di Indonesia, Kantor Imigrasi Semarang bersama Universitas Diponegoro menandai langkah besar dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik di lingkungan pendidikan tinggi," kata Agus di Semarang, Senin.

Menurut ia, pemerintah terus berkomitmen memperluas cakupan pelayanan publik. Campus Immigration Point tersebut merupakan wujud nyata komitmen untuk memperluas akses layanan keimigrasian.

"Dengan hadir di lingkungan kampus, masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor imigrasi untuk mengurus paspor maupun izin tinggal. Ini merupakan langkah konkret untuk memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis," katanya.

Keberadaan layanan ini, lanjut Agus, tidak hanya meningkatkan efisiensi, namun juga mendorong hadirnya pelayanan publik yang adaptif.

Ia mengharapkan inovasi tersebut dapat menjadi model pelayanan yang menginspirasi daerah lain.

Ia menuturkan kolaborasi antara kementerian dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pelayanan publik yang modern dan semakin dekat dengan masyarakat.

Sementara Kepala Direktorat Imigrasi Wilayah Jawa Tengah Haryono Agus Setiawan mengatakan layanan yang tersedia di Campus Immigration Point meliputi penerbitan dan penggantian paspor WNI, layanan BAP paspor hilang dan rusak, pelayanan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA), serta konsultasi dan informasi keimigrasian terpadu.

Selain mempermudah pelayanan paspor, kata dia, Campus Immigration Point juga menjadi fasilitas strategis bagi mahasiswa asing di Undip.



Baca juga: Imigrasi Jateng mencatat 96 warga asing dideportasi sepanjang 2025



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026