Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah menyalurkan beasiswa kepada 15 guru pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai bentuk dukungan peningkatan kompetensi pendidik di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo di Batang, Rabu, mengatakan bahwa belasan guru PAUD ini akan mendapatkan beasiswa setelah mereka memenuhi sejumlah persyaratan seperti masih kuliah dan linier dengan PAUD.
"Insya Allah ada 15 guru PAUD yang masing-masing akan mendapatkan beasiswa Rp5 juta. Tentunya dengan berbagai syarat, seperti masih kuliah dan linier dengan PAUD, dibuktikan dengan surat keterangan masih kuliah dari perguruan tinggi, serta memiliki KTP setempat," katanya.
Menurut dia, beasiswa tersebut diperuntukkan langsung bagi guru PAUD bukan lembaga atau sekolah tempat mereka mengajar.
"Ini bukan untuk sekolah, tetapi untuk diberikan kepada guru PAUD langsung," katanya.
Selain program beasiswa, Bambang menegaskan bahwa pihaknya bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam memberikan perlindungan hukum kepada para guru.
Pendampingan hukum kepada para guru tersebut, kata dia, akan diberikan selama persoalan yang dihadapi mereka tidak termasuk pelanggaran pidana berat.
"Guru tetap akan kami dampingi, bahkan jika menyangkut kasus pidana selama sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Terkait adanya tekanan dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat kepada kepala sekolah, ia mengimbau para kepala sekolah tetap bersikap profesional.
"Jika tuntutan tidak dapat dipenuhi dan mengarah pada tekanan, pihak sekolah kami segera melapor ke Dinas Pendidikan atau PGRI.
Hadapi dengan baik, kalau tidak bisa dipenuhi jangan diberikan serta apabila ada tekanan, segera laporkan," katanya.

