
Gubernur Jateng minta pemda perbanyak gelaran forum bisnis untuk dongkrak investasi

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta pemerintah daerah memperbanyak gelaran forum bisnis sebagai upaya untuk mendongkrak investasi di masing-masing wilayah.
"Dengan investasi itu, ekonomi akan berkembang, kemudian sarapan tenaga kerja juga meningkat, sehingga pengangguran bisa kita reduksi," kata gubernur saat membuka Semarang Business Forum (Sembiz) 2025 di Semarang, Selasa.
Gubernur mengapresiasi gelaran Sembiz yang sudah 18 tahun digelar secara rutin.
"Tentu event-event bisnis ini bisa dikembangkan di daerah lain," katanya.
Ia menyebut forum bisnis yang diselenggarakan oleh Kota Semarang selaras dengan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah pusat, yakni meningkatkan investasi dan menumbuhkan perekonomian.
Upaya meningkatkan investasi, kata dia, dinilai penting karena membangun wilayah tidak bisa hanya mengandalkan APBD dan APBN, yang anggarannya terbatas.
Adapun realisasi investasi di Jawa Tengah sampai September 2025 mencapai Rp66,13 triliun, dimana 56 persen di antaranya merupakan penanaman modal asing (PMA).
Melalui investasi yang masuk, serapan tenaga kerja dari investasi tersebut mencapai 326.462 orang dan menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Jawa.
Ia menyebut banyak investor yang tertarik menanamkan investasi di Jawa Tengah, terutama di sejumlah kawasan industri di provinsi ini.
Oleh karena itu, ia mendorong bupati/wali kota agar mengusulkan kawasan industri baru.
Sementara Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan Ibu Kota Jawa Tengah ini berada pada momentum terbaiknya dalam iklim investasi.
"Infrastruktur terus digenjot, iklim sosial yang stabil, sumber daya manusia yang kompeten, dan perekonomian yang tumbuh konsisten," katanya.
Ia menambahkan Kota Semarang saat ini sedang menempatkan dirinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
Baca juga: Gubernur Jateng usulkan posbankum yang terbentuk berkolaborasi dengan KMP
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
