
BNN Jateng mengintegrasikan P4GN dengan 8.563 posbankum

Semarang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah mengharapkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat terintegrasi dengan 8.563 pos bantuan hukum (posbankum) yang tersebar di berbagai wilayah di provinsi ini.
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Toton Rasyid di Semarang, Selasa, mengatakan, lembaga ini terus mendorong inovasi layanan hingga tingkat desa melalui pembentukan fasilitator P4GN.
Ia mengharapkan fasilitator ini mampu memberikan layanan informasi, konsultasi, serta akses pelaporan terkait narkotika secara lebih dekat dan efektif kepada masyarakat.
"Hal ini akan diperkuat melalui kerja sama dengan Kementerian Hukum Jawa Tengah yang telah memiliki 8.563 posbankum," katanya.
Ia menyampaikan gagasan untuk mengintegrasikan layanan P4GN dengan posbankum yang dimiliki oleh Kementerian Hukum merupakan upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Fasilitator P4GN di setiap posbankum, kata dia, nantinya akan memberikan informasi terkait layanan, menyediakan informasi "call center 184" untuk pelaporan masyarakat, serta layanan informasi dan konsultasi hukum terkait narkotika.
Sementara Kepala Kementerian Hukum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo, menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi dengan BNN dalam pemanfaatan 8.563 posbankum yang tersebar di desa-desa di provinsi ini.
Menurut dia, sinergisitas ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pemahaman hukum masyarakat sekaligus menekan penyalahgunaan narkotika hingga ke akar rumput.
“Kehadiran fasilitator P4GN di setiap posbankum akan menjadi inovasi penting yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam layanan informasi, konsultasi hukum narkotika," katanya.
Ia menambahkan program P4GN cukup baik dan selaras dengan upaya pemberdayaan masyarakat desa.
Kolaborasi dengan BNN, kata dia, akan semakin memperkuat peran posbankum, tidak hanya sebagai legitimasi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan yang nyata.
Baca juga: Gubernur Jateng minta BNN dibentuk di seluruh kabupaten dan kota
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
