
Wali kota: Gen Z potensi besar penggerak ekonomi masa depan

Magelang (ANTARA) - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengemukakan generasi muda, khususnya Gen Z, memiliki potensi besar yang harus dikembangkan secara optimal karena peranan penting mereka sebagai penggerak ekonomi masa depan.
“Anak-anak muda jangan hanya jadi konsumen. Mereka harus berani jadi pelaku bisnis, berinvestasi, dan menciptakan peluangnya sendiri,” katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Kamis.
Ia mengatakan hal itu pada Sosialisasi Investasi Dunia Anak digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Magelang di Taman Kyai Langgeng (TKL) Magelang, Rabu (22/10), dengan peserta sebagian besar kalangan siswa berbagai SMA di daerah setempat.
Pengembangan potensi mereka itu, ujar dia, harus dibarengi dengan literasi tentang investasi, pengembangan keterampilan personal dan interpersonal, serta pemahaman risiko keuangan.
Ia mendorong kalangan itu berani berinvestasi dan membangun bisnis sendiri sejak dini.
Investasi, ucapnya, bukan hanya soal uang, akan tetapi juga mencakup investasi pada diri sendiri dalam bentuk pendidikan, keterampilan, etika, dan kemampuan mengendalikan emosi.
Para era perkembangan pesat akal imitasi (AI) yang membuat semua orang bisa pintar, ujar dia, Gen Z perlu memiliki kesadaran tentang keberadaan manusia yang berbeda dengan AI, yakni terkait dengan nilai-nilai kemanusiaan, seperti integritas, empati, dan karakter.
“Di era AI, semua orang bisa pintar. Tapi yang akan bertahan adalah mereka yang memiliki etika, kendali diri, dan prinsip kuat,” ujarnya.
Wali Kota Damar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan ekosistem investasi yang inklusif bagi generasi muda.
Ia mendorong penggunaan teknologi dan jejaring digital sebagai sarana membangun kreativitas dan inovasi ekonomi.
“Kesuksesan terjadi ketika keterampilan bertemu dengan peluang. Pemerintah berperan membuka peluang, sementara anak muda harus siap dengan keterampilan dan mental wirausaha,” katanya.
Kepala DPMPTSP Kota Magelang Susilowati menjelaskan saat ini minat investasi oleh Gen Z cenderung meningkat, antara lain karena generasi tersebut kini memiliki akses luas terhadap informasi keuangan melalui media sosial dan platform.
Akan tetapi, katanya, mereka tetap perlu dibekali dengan literasi keuangan yang kuat agar tidak terjebak pada risiko teknologi digital, seperti pinjaman online dan “pay later”.
“Gen Z punya semangat tinggi untuk mandiri dan mencapai kebebasan finansial, tapi juga rentan terhadap jebakan finansial instan. Karena itu, edukasi menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Pemerintah Kota Magelang berkomitmen mendukung pengembangan generasi muda melalui program edukasi investasi, kewirausahaan, dan penguatan karakter.
Dalam kegiatan tersebut, mereka mendapat pembekalan tentang konsep investasi, pengelolaan keuangan pribadi, dan strategi membangun bisnis sejak usia muda.
Pewarta: M. Hari Atmoko
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
