Banyumas (ANTARA) - Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap mendorong penguatan kapasitas mitra binaan dalam pengelolaan sampah dengan membawa kelompok Bank Sampah Abhipraya Kutawaru melakukan studi tiru ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"TPST Rawalo pernah dinobatkan sebagai TPST dengan sistem pengelolaan terbaik tingkat nasional, sehingga menjadi rujukan tepat untuk transfer pengetahuan bagi mitra binaan," kata Area Manager Communication Relations dan CSR KPI RU IV Cilacap Cecep Supriyatna di Cilacap, Selasa (16/9).
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kapasitas mitra binaan agar mampu mengelola sampah secara terpadu dan berkelanjutan.
"Kami berharap praktik baik TPST Rawalo dapat ditiru, dimodifikasi, dan diimplementasikan sesuai kondisi Kelurahan Kutawaru. Harapannya, Bank Sampah Abhipraya semakin mandiri, profesional, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat," katanya.
Menurut dia, fokus pembelajaran yang didapatkan meliputi manajemen kelembagaan bank sampah yang lebih terstruktur, sistem penggajian karyawan yang transparan dan berkelanjutan, inovasi pengolahan sampah untuk meningkatkan nilai tambah, serta strategi kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.
Instruktur TPST Rawalo Mohamad Adip menjelaskan pihaknya mengelola pengangkutan sampah dari 26 desa dengan pemanfaatan mesin konventer untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.
Baca juga: Kilang Cilacap gelar Safety Leadership Program bagi tenaga alih daya
"Sampah plastik diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara di industri semen, sementara sampah organik diproses menjadi pupuk yang kemudian didistribusikan kepada petani," katanya.
Ia menegaskan keberhasilan sistem tersebut bergantung pada dukungan pemerintah desa dan sinergi dengan masyarakat. "Dibutuhkan kolaborasi yang kuat dengan berbagai elemen setempat," kata Adip.
Sementara itu, pengelola Bank Sampah Abhipraya, Rasiwan menilai kunjungan tersebut memberi banyak manfaat, terutama dalam aspek manajemen kelembagaan dan sistem penggajian yang patut diadaptasi.
"Apa yang didapatkan dari TPST Rawalo menjadi bahan rujukan bagi Bank Sampah Abhipraya. Terima kasih atas dukungan Kilang Cilacap sejauh ini," ucapnya.
Melalui penguatan kelembagaan, sistem insentif, serta kolaborasi lintas pihak, Bank Sampah Abhipraya diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Cilacap.
Baca juga: Kilang Cilacap gelar Safety Leadership Program bagi tenaga alih daya
Baca juga: Kilang Cilacap raih juara 1 pada karnaval mobil hias HUT Ke-80 RI
Baca juga: Kilang Cilacap perkenalkan program "Maskot Keren" untuk pemberdayaan masyarakat

