Santri di Kedu jalani swab jelang pembelajaran tatap muka

id santri kedu, tes usap, pembelajaran tatap muka

Santri di Kedu jalani swab jelang pembelajaran tatap muka

Santri di Pondok Pesantren Darul Atsar, Desa Salamsari, Kedu, Kabupaten Temanggung menjalani tes usap menjelang pembelajaran tatap muka. ANTARA/Anis Efizudin

Temanggung (ANTARA) - Ratusan Santri di Pondok Pesantren Darul Atsar, Desa Salamsari, Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjalani tes usap menjelang pembelajaran tatap muka untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Atsar di Desa Salamsari, Kacamatan Kedu, Qomar Zainuddin Abdullah di Temanggung, Jumat, mengatakan sekitar 500 santri menjalani tes usap ini untuk mengawali pembelajaran tatap muka.

Tes usap dilakukan oleh tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Puskesmas Kedu menggunakan mobil "laboratorium cepat".

"Berdasarkan koordinasi kami dengan puskesmas, kami harus memeriksa setiap santri yang masuk, oleh karena itu dari pihak pemerintah mengadakan program tes usap kepada santri," katanya.

Baca juga: Pemkab Purbalingga intensifkan program tes usap massal

Baca juga: Pemkot Pekalongan fasilitasi warga tes usap COVID-19 gratis


Secara umum, katanya alhamdulillah kondisi para santri semuanya sehat.

Ia menuturkan tes usap kepada ratusan santri ini dilakukan secara bertahap, yakni pada 30 September 2020, kemudian tanggal 1, 7, dan 16 Oktober 2020.

"Dengan kegiatan ini kami berharap, sebagai salah satu pesantren, dari pesantren-pesantren yang ada bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk menerima program tes usap dari pemerintah," katanya.

Menurut dia kegiatan ini demi kesehatan bersama, khususnya kesehatan para santri di pondok pesantren.

"Dengan demikian, melihat tes usap ini bukan sebagai sesuatu yang menakutkan, tetapi sesuatu yang wajar-wajar saja dan sebagai konsekuensi dari pembelajaran tatap muka di tengah pandemi COVID-19 ini," katanya. 

Baca juga: 35 atlet NPCI Paralympic Tokyo ikuti tes usap COVID-19
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar