MUI: Imbauan tidak Shalat Jumat di masjid masih berlaku di Jateng

id MUI Jateng,shalat Jumat,pandemi,corona,covid 19

MUI: Imbauan tidak Shalat Jumat di masjid masih berlaku di Jateng

Ketum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi (2 dari kiri) didampingi Sekum Drs KH Muhyiddin MAg, Sekretaris Dr KH Multazam Achmad MA dan Komisi Infokom H Isdiyanto Isman saat mengikuti rakor antisipasi wabah korona MUI se-Indonesia secara online, di Kantor MUI Jateng.  (FOTO ANTARA/HO-Dok. MUI Jateng.

Semarang (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyebut imbauan agar tidak melaksanakan shalat Jumat di masjid saat pandemi COVID-19 di provinsi itu masih berlaku.

"Belum ada tausyiah baru, masih berlaku yang lama," kata Sekretaris Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Jawa Tengah Isdiyanto Isman di Semarang, Sabtu.

Menurut dia, MUI belum bisa berpendapat soal adanya masjid yang sudah kembali menggelar shalat Jumat dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Masjid Agung Semarang gelar Shalat Jumat dengan terapkan protokol kesehatan
Baca juga: Kota Magelang tiadakan Shalat Jumat di masjid


Ia menjelaskan tausyiah MUI masih menyerukan untuk tidak shalat dahulu di masjid.

"Mengganti shalat Jumat dengan shalat Dzuhur berjamaah," katanya.

Sebelumnya, Masjid Agung Semarang atau yang lebih dikenal dengan Masjid Kauman kembali menggelar shalat Jumat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, setelah selama beberapa waktu ditiadakan akibat pandemi COVID-19.

Pengurus masjid menerapkan protokol kesehatan terhadap jemaah yang akan melaksanakan shalat.

Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanif Ismail mengatakan animo jamaah yang melaksanakan shalat Jumat cukup tinggi.

Menurut dia, protokol kesehatan sudah mulai diterapkan, termasuk antisipasi jika terjadi kerumunan saat selesai shalat.


Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar