6.500 warga miskin di Pekalongan terima bantuan ayam

id kab pekalongan,bantuan,ayam,pekalongan,miskin

6.500 warga miskin di Pekalongan terima bantuan ayam

Penyerahan bantuan program BEKERJA dilakukan secara bertahap, seperti pada Selasa (3/9), bertempat di Balai Desa Watugajah Kecamatan Kesesi, diserahkan bantuan bibit ayam atau doc sebanyak 3.000 ekor yang diperuntukan bagi 60 RTM di Desa Watugajah dan RTM Desa Karangrejo. (Foto: Humas Pemkab Pekalongan)

Kab. Pekalongan (ANTARA) - Sebanyak 6.580 rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Pekalongan mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berupa bibit ayam dan sarpras yang merupakan bagian dari program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Penyerahan bantuan program BEKERJA tersebut dilakukan secara bertahap, seperti pada Selasa (3/9), bertempat di Balai Desa Watugajah Kecamatan Kesesi, diserahkan bantuan bibit ayam atau doc sebanyak 3.000 ekor yang diperuntukan bagi 60 RTM di Desa Watugajah dan RTM Desa Karangrejo.

Dr. Dodin Kuswanudin, penanggung jawab kegiatan program BEKERJA Kementerian Pertanian RI mengatakan akan ada penyerahkan bibit ayam dan sarpras untuk Kecamatan Kesesi untuk 1.846 RTM, dimana setiap RTM mendapatkan bantuan sebanyak 50 ekor bibit ayam.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI berupa anak ayam atau doc diberikan kepada 6.580 rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Pekalongan.

“Selain bibit ayam sebanyak 3.000 ekor bagi 60 RTM di Desa Watugajah dan Desa Karangrejo Kecamatan Kesesi, dimana setiap RTM mendapatkan 50 ekor, akan ada juga bantuan kandang Rp500ribu per RTM, serta bantuan pakan 1 kwintal per RTM,” kata Bupati.

Ia meminta  masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan bantuan tersebut karena tidak semua RTM punya kesempatan mendapatkan bantuan. 

“Bantuan ini juga sebagai ikhtiar Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam rangka menurunkan angka kemiskinan yang sedang terus-menerus kita gencarkan dari berbagai lini,” kata Bupati.

Angka kemiskinan, lanjut Bupati, diukur dari belanja per rumah tangga dan bagaimana masyarakat akan belanja kalau tidak punya incomenya. Karena itu, Pemkab Pekalongan bergerak di sektor income dan program bantuan bibit ayam menjadi program unggulan.

“Bantuan seperti ini nanti akan didiversifikasi dengan bantuan unggulan lainnya dan Pemkab Pekalongan sudah menyusun itu. Mudah-mudahan cita-cita kita untuk menurunkan angka kemiskinan sampai 9 persen (single digit) bisa tercapai sesuai dengan RPJMD yang sudah disepakati,” kata Bupati.

Penyerahan bantuan ayam dan sarpras program BEKERJA, dihadiri oleh Sekda Pemkab Pekalongan Mukaromah Syakoer, beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pekalongan, serta pejabat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
 
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar