Logo Header Antaranews Jateng

Bulog Banyumas mulai distribusikan minyak goreng Minyakita jelang Ramadhan

Kamis, 29 Januari 2026 11:51 WIB
Image Print
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji (kiri) mendistribusikan minyak goreng rakyat merek Minyakita di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/1/2026). ANTARA/HO-Bulog Banyumas

Purwokerto, Jateng (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Banyumas mulai mendistribusikan minyak goreng rakyat merek Minyakita untuk wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, guna menjaga ketersediaan stok dan keterjangkauan harga minyak goreng di pasaran menjelang Ramadhan 2026.

Pemimpin Perum Bulog Kancab Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Kamis, mengatakan pendistribusian Minyakita tersebut dilakukan bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, yang diawali pada Rabu (28/1/2026) di Pasar Wage Purwokerto yang merupakan pasar pantauan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP).

"Penyaluran minyak goreng rakyat ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok serta menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadhan ketika permintaan minyak goreng biasanya meningkat," katanya.

Pada tahap awal, kata dia, penyalurannya dilakukan kepada sejumlah pengecer di Pasar Wage, yakni toko milik Nofi Nurani serta Kios Wibowo milik Sugi Hastuti.

Menurut dia, pengecer tersebut menjadi yang pertama mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan Minyakita kepada konsumen akhir.

Lebih lanjut, dia mengatakan pendistribusian minyak goreng rakyat mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Sesuai ketentuan tersebut, lanjut dia, Minyakita ditetapkan dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

"Untuk menjaga pemerataan, pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari," katanya menjelaskan.

Selain disalurkan melalui pengecer di pasar pantauan SP2KP, kata dia, Bulog Banyumas juga akan menggelontorkan minyak goreng rakyat ke pasar-pasar lain di luar SP2KP, mitra binaan BUMN seperti Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengecer lain yang telah memiliki izin usaha.

Ia mengatakan pengecer yang berhak mendistribusikan Minyakita adalah mereka yang telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Rakyat (Simirah) dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Menurut dia, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Banyumas akan menghimpun pengecer yang memenuhi persyaratan tersebut untuk penetapan kuota serta jadwal penyaluran.

"Melalui program pendistribusian minyak goreng rakyat ini, kami berharap dapat menekan laju inflasi komoditas minyak goreng di daerah, mengingat konsumsi minyak goreng masyarakat cenderung meningkat menjelang bulan Ramadhan," kata Prawoko.


Baca juga: Bulog Magelang segera menyalurkan 280 ribu liter Minyakita agar mengikuti HET



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026