1.200 anggota Pramuka Banyumas terlibat Pospam KBL

id pospam kbl,pramuka peduli

1.200 anggota Pramuka Banyumas terlibat Pospam KBL

Anggota Pramuka Peduli Kwartir Cabang Banyumas yang terlibat dalam Pos Pengamanan Karya Bakti Lebaran 2019 membantu mengatur arus lalu lintas di depan Pasar Banyumas. (ANTARA/Dok. Kwarcab Banyumas)

Mereka juga sigap membantu memberi pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Mereka juga wajib memberikan laporan berkala setiap pagi dan sore serta laporan insidental kejadian luar biasa
Purwokerto (ANTARA) - Sebanyak 1.200 anggota Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas, Jawa Tengah, terlibat dalam kegiatan Pos Pengamanan Karya Bakti Lebaran (Pospam KBL) 2019, kata Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Heriana Ady Candra.

"Mereka yang terdiri atas Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, hingga Pembina, bertugas secara sukarela dan bergantian di Pospam KBL sejak 29 Mei 2019," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas mendirikan 17 Pospam KBL 2019 yang tersebar di berbagai wilayah Banyumas, terutama yang dilewati jalur mudik.

Selain kegiatan rutin membantu pengaturan arus lalu lintas, anggota Pramuka Peduli juga membantu warga yang hendak menyeberang jalan di pusat perbelanjaan maupun pusat keramaian.

"Mereka juga sigap membantu memberi pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Mereka juga wajib memberikan laporan berkala setiap pagi dan sore serta laporan insidental kejadian luar biasa. Laporan tersebut disampaikan ke Posko Induk KBL 2019 di Sekretariat Kwarcab Banyumas," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima Posko Induk KBL 2019, sedikitnya delapan kecelakaan lalu lintas yang penanganannya dibantu personel Pospam KBL 2019.

Sebanyak delapan kecelakaan lalu lintas tersebut, tersebar di Sumpiuh dan Lumbir. masing-masing tiga kejadian serta Kebasen dan Ajibarang, masing-masing satu kejadian.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kesigapan personel Pospam KBL 2019 dalam melakukan pertolongan terhadap kejadian kecelakaan dan musibah. Kepada pemudik yang merasa mengantuk, lelah, dan sakit, kami mengimbau agar beristirahat di 'rest area' yang digelar berbagai instansi maupun ormas di sepanjang jalur mudik, sehingga perjalanannya akan selamat sampai tujuan," katanya. 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar