Pemprov Jateng pastikan kesiapan sarana publik jelang mudik

id Pemprov Jateng, terminal Tirtonadi

Pemprov Jateng pastikan kesiapan sarana publik jelang mudik

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu saat melakukan kunjungan ke Terminal Tirtonadi (Foto: Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapan sarana publik, di antaranya terminal, jalan tol, dan rambu lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran 2019.

"Ini sudah menjadi kegiatan rutin dari kami tim gabungan provinsi, SKPD terkait, Kepolisian, DLLAJR, dan Dishub. Kami mengecek fasilitas umum, di antaranya terminal, bandara, stasiun, sampai pasar," kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu di sela kunjungannya di Terminal Tirtonadi Solo, Kamis.

Ia mengatakan bahwa beberapa fasilitas yang dipastikan siap di antaranya sarana kesehatan, jalan, dan kelengkapan rambu baik ruas tol maupun arteri.

"Kalau evaluasi di Kota Solo, sudah cukup baik. Ruas jalan tol juga sudah beroperasi semua, termasuk area peristirahatannya," katanya.

Ia mengatakan beberapa fasilitas yang sudah dilengkapi di antaranya MCK, SPBU, dan ruang untuk UMKM. Fasilitas untuk UMKM di area peristirahatan tol ini sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, dikatakannya, untuk terminal juga sudah siap. Ada kenaikan jumlah penumpang hingga 200 persen jika dibandingkan dengan hari normal selama momentum mudik Lebaran.

Berdasarkan data dari Terminal Tirtonadi, jumlah penumpang pada hari normal di kisaran 3.000-4.000 orang/hari. Sedangkan selama momentum mudik diprediksikan jumlah penumpang yang melalui Terminal Tirtonadi mencapai 12.000 orang/hari.

Sementara itu, untuk fasilitas lain yaitu bandara, dikatakannya, sudah cukup baik. Pihaknya memprediksi tidak terjadi kenaikan yang signifikan untuk jumlah penumpang yang memanfaatkan moda transportasi udara tersebut.

"Sejauh ini juga baru ada satu maskapai yang mengajukan tambahan frekuensi penerbangan. Jadi kemungkinan kenaikannya tidak signifikan," katanya.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar