Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Bantu Relokasi Ratusan Pedagang Pasar Trangkil

Jumat, 7 Juli 2017 19:13 WIB
Image Print
PATI - Bupati Pati Haryanto bersama jajaran mendatangi lokasi kebakaran di Pasar Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (7/7). Pasar milik pemerintah desa setempat itu, terbakar pada Kamis (6/7) pukul 21.45 WIB dan meng

Pati, ANTARA JATENG - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyatakan kesiapannya membantu mencarikan tempat berjualan sementara bagi ratusan pedagang Pasar Desa Trangkil, menyusul terjadinya kebakaran pasar desa tersebut pada Kamis (6/7) malam.

"Meskipun pengelolaan pasar ditangani pemerintah desa, Pemkab tetap berkepentingan untuk membantu pedagang agar tetap bisa berjualan," kata Bupati Pati Haryanto saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Desa Trangkil di Pati, Jumat.

Ia berharap, para pedagang yang sebelumnya berjualan di Pasar Desa Trangkil tidak berhenti berjualan.

Untuk itu, dia berharap, pemerintah desa segera mengambil langkah-langkah terbaik agar nantinya mereka bisa berjualan kembali.

Selain siap menyediakan tempat relokasi, katanya, Pemkab Pati juga siap memfasilitasi pembersihan lokasi kebakaran.

Terkait dengan pembangunan pasar tersebut, kata dia, diserahkan kepada pemerintah desa setempat bersama pedagang.

Apalagi, lanjut dia, pemerintah desa yang juga bisa membangunnya kembali dengan menggunakan dana alokasi desa.

Penggunaan dana alokasi desa, katanya, bisa digunakan untuk membiayai revitalisasi pasar karena untuk kepentingan ekonomi produktif.

"Keberadaan pasar tersebut, nantinya bisa menjadi salah satu sumber pemasukan pendapatan asli desa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Trangkil Siti Darmisih mengungkapkan, pemerintah desa segera mengambil langkah-langkah strategis, agar pedagang bisa kembali berjualan.

Nantinya, lanjut dia, akan ada pertemuan yang melibatkan pemerintah desa, pedagang serta pemerintah daerah untuk mencari solusi, baik soal relokasi maupun pembangunannya kembali.

"Proses pembangunannya kembali memang ada beberapa alternatif, seperti meminta bantuan ke Pemerintah Pusat atau dibangun dengan dana desa," ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah los pedagang yang terbakar sebanyak 150 los dan satu kios dari total 425 los dan 56 kios.

Dari semua tempat berjualan tersebut, katanya, belum seluruhnya digunakan untuk berjualan, mengingat pasar desa tersebut sempat vakum setelah dibangun oleh pihak pengembang.

Pasar Desa Trangkil yang terletak di Jalan Pati-Tayu tersebut, mengalami kebakaran hebat pada Kamis (6/7) sekitar pukul 21.45 WIB.

Tim pemadam yang diterjunkan, berhasil memadamkan api sehingga api tidak merembet ke kios pasar yang dikelola oleh Pemkab Pati yang terdapat 700-an pedagang.

Hingga kini, pengelola pasar desa tersebut belum bisa menaksir nilai kerugian atas kebakaran tersebut yang menghanguskan 150 los dan satu kios.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026