
BKKBN Samakan Persepsi Pembangunan Berwawasan Kependudukan

Semarang, ANTARA JATENG - Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah menyamakan persepsi pembangunan berwawasan kependudukan bagi para organisasi perangkat daerah (OPD) KB tingkat kabupaten dan kota yang baru terbentuk dan dilantik pada awal tahun ini.
Deputi Dalduk BKKBN RI Wendy Hartanto di Semarang, Selasa, menjelaskan bahwa penyamaan persepsi tepat dilakukan karena mayoritas OPD yang terbentuk dengan mengacu UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah tersebut mayoritas merupakan orang baru di bidang kependudukan.
"Mereka ada yang sebelumnya kerja di Dinas Koperasi, Dinas Peternakan, KLH, Dinas Pertambangan, Dinas Pertanian, dan lainnya. Oleh karena itu kegiatan ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi," katanya.
Berdasarkan undang-undang tersebut, pemerintah kabupaten/kota mempunyai kewajiban mengimplementasikan porogram pengendalian pendudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dibantu oleh mitra salah satunya oleh Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan yang juga tersebar di masing-masing kabupaten dan kota.
Ketua Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Saratri Wiloyono Yudho menjelaskan bahwa penyamaan persepsi pembangunan berwawasan kependudukan sangat diperlukan karena terdapat bidang baru di tingkat kabupaten/kota yang mayoritas baru di bidangnya.
Saratri menegaskan bahwa dengan adanya pertemuan tersebut maka dapat menjadi ajang untuk mensinkronkan masalah-masalah yang berkaitan dengan program kependudukan.
Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah, lanjut Saratri dapat menjadi lumbung pemikiran, membantu merumuskan, dan mengintegrasikan pembangunan, sehingga kabupaten/kota dapat mengimplementasikannya.
Pewarta: Nur Istibsaroh
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
