Logo Header Antaranews Jateng

Jalur Alternatif Meteseh Kota Semarang Bakal Dibeton

Senin, 12 Januari 2015 17:32 WIB
Image Print
Ilustrasi. Pembuatan jalan dengan beton

"Dua tahun ini kami memberi perhatian pada daerah Mangunharjo dan Meteseh yang kondisi jalannya rusak parah," kata Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminuddin di Semarang, Senin.

Ia mengakui truk-truk besar yang mengangkut material galian C sering melewati kawasan itu sehingga semakin memperparah kondisi jalan, ditambah curah hujan yang kian tinggi ikut mengikis jalan.

Menurut dia, Bina Marga sudah menyiapkan rencana untuk meningkatkan kualitas jalan, yakni dengan pembetonan yang segera dilakukan tahun ini diawali dengan penyiapan DED (detailed engineering design).

"Kami harapkan DED-nya bisa segera diselesakan sehingga bisa dilaksanakan. Untuk penanganan darurat atau sementara, paling cepat bisa dilakukan Februari 2015, yakni dengan tambal sulam," tukasnya.

Iswar menjelaskan anggaran untuk penanganan darurat sudah disiapkan sehingga tambal sulam bisa dikerjakan pada Februari-Maret 2015, setelah itu baru dilakukan langkah pembetonan jalan.

Untuk pembetonan jalur Meteseh-Rowosari, kata dia, setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp7 miliar yang akan dialokasikan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2015.

Seperti diketahui, kondisi jalan yang menghubungkan Meteseh-Rowosari mengalami kerusakan cukup parah dengan sejumlah lubang dengan ukuran cukup besar yang bisa membahayakan pengendara.

Sebelumnya, Bina Marga Kota Semarang juga telah melakukan betonisasi jalur Mangunharjo sepanjang 1,5 kilometer yang juga menghubungkan ke arah jalur Meteseh-Rowosari yang diselesaikan 2014 lalu.

Proyek peningkatan kualitas jalan Mangunharjo Semarang itu menelan anggaran sekitar Rp5,3 miliar.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026