
Solo Kembali Bangun Rusunawa di Mojosongo

"Kepastian ini menyusul turunnya surat persetujuan dari Kemenpupera beberapa hari yang lalu," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Sewa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Surakarta Toto Jayanto kepada wartawan di Solo, Selasa.
Ia mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu adanya surat perjanjian terkait pengerjaan proyek Rusunawa Mojosongo Blok B. Karena sebelum adanya surat perjanjian tersebut, proyek satu Rusunawa belum bisa dimulai.
"Kalau persetujuannya dari Kemenpupera sudah ada, kini kita tinggal menunggu adanya surat perjanjian kerja sama saja. Dan surat itu harus ada setiap pemberian bantuan," katanya.
Toto menambahkan, surat perjanjian kerja sama itu diperkirakan turun sebelum akhir tahun ini. Sehingga, proyek Rusunawa Blok B bisa mulai Desember mendatang. Rusunawa Mojosongo Blok B sendiri rencananya akan dibangun 500 meter di sebelah timur Rusunawa Blok A. Luas lahan yang disediakan oleh Pemkot Surakarta mencapai lebih kurang 5.000 meter persegi. Sama seperti Rusunawa lainnya, Rusunawa Blok B akan memiliki 96 kamar ditambah dua kamar untuk difabel.
"Ya untuk proyek Rusunawa ini anggarannya sekitar Rp 12,5 miliar, kalau pengerjaannya kemungkinan bisa dimulai Desember mendatang, dan akan berjalan multi years," katanya.
Ia mengatakan dengan bertambahnya satu Rusunawa tersebut, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mempunyai sembilan Rusunawa. Mulai dari Rusunawa Semanggi, Begalon (Laweyan), Kerkov, Jurug dan Mojosongo.
Sementara itu, disinggung soal proses pembangunan Rusunawa Mojosongo Blok A, Toto mengatakan saat ini prosesnya tinggal finishing. Ia memperkirakan Rusunawa Blok A bisa selesai sebelum akhir tahun ini.
"Sebelum akhir tahun nanti kemungkinan sudah selesai," katanya. Kemudian soal calon penghuni Rusunawa Mojosongo Blok A, Toto mengatakan saat ini sudah ada lebih dari 300 pendaftar. Nantinya para pendaftar tersebut akan disaring dan hanya diambil sebanyak 96 Kepala Keluarga (KK) saja atau sesuai dengan jumlah kamar yang ada tersebut.
Pewarta: Joko Widodo
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
