Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan penyaluran bantuan pangan yang menyasar pada 104.140 keluarga di 15 kecamatan di daerah setempat selesai akhir Mei 2026.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Sutadi Ronodipuro di Batang, Sabtu, mengatakan proses penyaluran pangan itu sudah berlangsung sejak Maret 2026 tetapi hingga 20 Mei 2026 baru menyasar tujuh kecamatan.

"Namun sekarang seluruh komponen sudah tersedia. Kami targetkan proses ini rampung hingga akhir Mei 2026," katanya.

Dia menjelaskan proses penyaluran bantuan pangan kini masif dilanjutkan ke delapan kecamatan lainnya, termasuk tiga wilayah yang dilepas secara resmi oleh bupati, yaitu Kecamatan Reban, Gringsing, dan Pecalungan.

Menurut dia, keterlambatan distribusi bantuan pangan pada sejumlah tahap ini disebabkan kelangkaan bahan kemasan berupa plastik akibat dinamika geopolitik belum lama ini.

"Oleh karena itu, kini kami terus mengoptimalkan distribusi bantuan pangan agar akhir Mei 2026 sudah selesai," katanya.

Ia mengatakan data penerima bantuan pangan ini merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) yang telah diverifikasi.

Setiap keluarga penerima manfaat, kata dia, akan mendapatkan jatah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan, yaitu Februari dan Maret 2026.

Ia mengatakan jumlah total bantuan pangan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog ini mencapai 2.082,8 ton beras dan 416.560 liter minyak goreng.

"Program ini merupakan bagian dari strategi percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus penguatan ketahanan pangan baik di tingkat daerah maupun nasional," katanya.