Pemkot Pekalongan hadirkan instalasi bedah sentral representatif
Kamis, 23 Mei 2024 6:19 WIB
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid saat mengecek ruangan instalasi bedah sentral di Rumah Sakit Umum Daerah Bendan Pekalongan, Rabu (22/5/2025). ANTARA/Kutnadi.
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan Jawa Tengah menghadirkan ruang instalasi bedah sentral baru di Rumah Sakit Umum Daerah Bendan yang lebih representatif, sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan pada masyarakat.
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan Rabu mengatakan, ruang bedah baru ini dilengkapi dengan standar alat-alat kesehatan seperti halnya pada rumah sakit kota-kota besar di Indonesia.
"Ini menjadi pilihan baru bagi warga Kota Pekalongan dan sekitarnya yang akan membutuhkan proses operasi atau bedah. Dulu ruangannya terbatas dan sempit, namun sekarang sudah luas dan sesuai standar," katanya.
Menurut dia, penanganan bedah di RSUD Bendan pada 2023 lalu sudah ada sekitar 5.300 pasien, namun saat ini masih harus mengantre untuk berkonsultasi dengan beberapa dokter bedah yang ada, terutama dokter bedah otak yang penanganannya rumit dan membutuhkan waktu yang lama.
"Oleh karena itu, kami berharap dengan dibukanya ruang instalasi bedah sentral baru ini bisa mengurangi antrean dan melayani masyarakat dengan lebih baik lagi," katanya.
Direktur Utama RSUD Bendan Dwi Heri Wibawa menjelaskan, ruang instalasi bedah sentral ini berupa fasilitasi kamar-kamar operasi dengan kelengkapan standar alat-alat kesehatan di dalamnya.
Ada beberapa fasilitas penunjang dalam ruangan instalasi bedah sentral baru ini, seperti lima kamar operasi yang dilengkapi standar hemofilter, meja operasi, lampu operasi, mesin anestesi (pembiusan), dan seperangkat (kit) alat-alat bedah.
"Kami berharap ruangan operasi ini steril dan tidak terkontaminasi. Di sini ada lima kamar operasi terdiri atas empat kamar operasi atau bedah mayor dan satu kamar bedah minor," katanya.
Dikatakan, untuk sumber daya manusia dokter bedah sudah tercukupi, di mana ada tiga orang dokter bedah umum, satu orang dokter bedah syaraf, satu orang dokter bedah digestif, satu orang dokter orthopedi, dan satu orang dokter bedah onkologi.
Baca juga: Dokter: Kesadaran masyarakat lakukan cek genomik masih kurang
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan Rabu mengatakan, ruang bedah baru ini dilengkapi dengan standar alat-alat kesehatan seperti halnya pada rumah sakit kota-kota besar di Indonesia.
"Ini menjadi pilihan baru bagi warga Kota Pekalongan dan sekitarnya yang akan membutuhkan proses operasi atau bedah. Dulu ruangannya terbatas dan sempit, namun sekarang sudah luas dan sesuai standar," katanya.
Menurut dia, penanganan bedah di RSUD Bendan pada 2023 lalu sudah ada sekitar 5.300 pasien, namun saat ini masih harus mengantre untuk berkonsultasi dengan beberapa dokter bedah yang ada, terutama dokter bedah otak yang penanganannya rumit dan membutuhkan waktu yang lama.
"Oleh karena itu, kami berharap dengan dibukanya ruang instalasi bedah sentral baru ini bisa mengurangi antrean dan melayani masyarakat dengan lebih baik lagi," katanya.
Direktur Utama RSUD Bendan Dwi Heri Wibawa menjelaskan, ruang instalasi bedah sentral ini berupa fasilitasi kamar-kamar operasi dengan kelengkapan standar alat-alat kesehatan di dalamnya.
Ada beberapa fasilitas penunjang dalam ruangan instalasi bedah sentral baru ini, seperti lima kamar operasi yang dilengkapi standar hemofilter, meja operasi, lampu operasi, mesin anestesi (pembiusan), dan seperangkat (kit) alat-alat bedah.
"Kami berharap ruangan operasi ini steril dan tidak terkontaminasi. Di sini ada lima kamar operasi terdiri atas empat kamar operasi atau bedah mayor dan satu kamar bedah minor," katanya.
Dikatakan, untuk sumber daya manusia dokter bedah sudah tercukupi, di mana ada tiga orang dokter bedah umum, satu orang dokter bedah syaraf, satu orang dokter bedah digestif, satu orang dokter orthopedi, dan satu orang dokter bedah onkologi.
Baca juga: Dokter: Kesadaran masyarakat lakukan cek genomik masih kurang
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir
20 January 2026 15:53 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB
Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang
15 January 2026 19:43 WIB