BPJS Ketenagakerjan Batang evaluasi pelaksanaan jaminan sosial
Kamis, 14 Maret 2024 8:05 WIB
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batang Akhmad Farkhan didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Batang Acep Dwi Yuniman saat menyerahkan santunan kematian pada ahli waris. (ANTARA/HO-Humas BPJS Ketenagakerjaan)
Batang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggelar rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan jaminan sosial sebagai upaya mencegah kemiskinan di daerah itu.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Batang Acep Dwi Yuniman di Batang, Rabu, mengatakan bahwa kegiatan jaminan sosial ketenagakerjaan ini selaras dengan fungsi pemerintah yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program jaminan sosial ketenagakerjaan ini bertujuan di antaranya untuk mencegah kemiskinan. Jadi fungsi kami selaras dengan fungsi pemerintah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Batang," katanya.
Menurut dia, melalui program itu pihaknya ingin memberikan kepastian bahwa ketika masyarakat mengalami risiko-risiko sosial seperti meninggal dunia atau kecelakaan, maka BPJS Ketenagakerjaan akan hadir memberikan perlindungan.
"Kami berharap dari pemangku kepentingan yaitu pemerintah daerah memberikan dukungan pada program ini sebagai program strategis daerah yang tujuannya nanti agar masyarakat terlindungi dari risiko kemiskinan," katanya.
Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan sejumlah santunan kepada ahli waris peserta jaminan sosial, seperti santunan kematian, santunan cacat, beasiswa, serta santunan putus kerja.
"Jadi orang yang tidak bekerja itu kita berikan juga gaji bulanan untuk memastikan agar mereka itu tidak kehilangan pendapatan selama mereka tidak mampu bekerja," katanya.
Ia mengatakan BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga negara yang berfungsi untuk memberikan layanan jaminan sosial kepada masyarakat.
"Oleh karena itu, kami terus memastikan layanan jaminan sosial terdistribusi dengan baik kepada masyarakat. Kami terus berupaya melakukan sosialisasi untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batang Akhmad Farkhan mengapresiasi adanya program perlindungan bagi 6.109 guru TPQ dan madrasah diniyah.
Program itu, kata dia, tentunya akan cukup bermanfaat karena BPJS Ketenagakerjaan telah mencakup kepesertaan guru tempat pendidikan Alquran dan madrasah diniyah.
"Bagi pihak yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa ikut serta agar bisa merasakan manfaat yang diberikan. Seperti klaim santunan kematian, bea siswa pendidikan, dan lain sebagainya," katanya.
Baca juga: BPJAMSOSTEK gencar sosialisasikan program ke pekerja Bukan Penerima Upah
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Batang Acep Dwi Yuniman di Batang, Rabu, mengatakan bahwa kegiatan jaminan sosial ketenagakerjaan ini selaras dengan fungsi pemerintah yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program jaminan sosial ketenagakerjaan ini bertujuan di antaranya untuk mencegah kemiskinan. Jadi fungsi kami selaras dengan fungsi pemerintah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Batang," katanya.
Menurut dia, melalui program itu pihaknya ingin memberikan kepastian bahwa ketika masyarakat mengalami risiko-risiko sosial seperti meninggal dunia atau kecelakaan, maka BPJS Ketenagakerjaan akan hadir memberikan perlindungan.
"Kami berharap dari pemangku kepentingan yaitu pemerintah daerah memberikan dukungan pada program ini sebagai program strategis daerah yang tujuannya nanti agar masyarakat terlindungi dari risiko kemiskinan," katanya.
Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan sejumlah santunan kepada ahli waris peserta jaminan sosial, seperti santunan kematian, santunan cacat, beasiswa, serta santunan putus kerja.
"Jadi orang yang tidak bekerja itu kita berikan juga gaji bulanan untuk memastikan agar mereka itu tidak kehilangan pendapatan selama mereka tidak mampu bekerja," katanya.
Ia mengatakan BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga negara yang berfungsi untuk memberikan layanan jaminan sosial kepada masyarakat.
"Oleh karena itu, kami terus memastikan layanan jaminan sosial terdistribusi dengan baik kepada masyarakat. Kami terus berupaya melakukan sosialisasi untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batang Akhmad Farkhan mengapresiasi adanya program perlindungan bagi 6.109 guru TPQ dan madrasah diniyah.
Program itu, kata dia, tentunya akan cukup bermanfaat karena BPJS Ketenagakerjaan telah mencakup kepesertaan guru tempat pendidikan Alquran dan madrasah diniyah.
"Bagi pihak yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa ikut serta agar bisa merasakan manfaat yang diberikan. Seperti klaim santunan kematian, bea siswa pendidikan, dan lain sebagainya," katanya.
Baca juga: BPJAMSOSTEK gencar sosialisasikan program ke pekerja Bukan Penerima Upah
Pewarta : Kutnadi
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo tanda tangani peraturan pemerintah soal kenaikan upah minimum
17 December 2025 9:19 WIB
GoTo luncurkan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi mitra berkinerja terbaik
12 December 2025 17:38 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Surakarta ajak peserta basmi korupsi pada peringatan Hakordia 2025
10 December 2025 14:52 WIB
UIN Saizu dan Kemnaker perkuat kolaborasi percepat serapan alumni ke dunia kerja
09 December 2025 21:21 WIB
Sekjen Kemnaker dorong kampus perkuat kolaborasi untuk buka peluang kerja
09 December 2025 16:37 WIB
1.000 pekerja rentan di Solo dan Wonogiri terima bantuan perlindungan jaminan sosial
03 December 2025 19:24 WIB