Warga Mangunharjo lestarikan kirab budaya sambut Ramadhan
Minggu, 10 Maret 2024 19:33 WIB
Warga RW 03 Dukuh Gendong dan Juwono, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang mengikuti kirab budaya menyambut datangnya Ramadhan, pada Minggu (10/3/24). ANTARA/Ist
Semarang (ANTARA) - Sekitar 1.500 orang dari rukun warga (RW) 03 Dukuh Gendong dan Juwono, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang antusias mengikuti kirab budaya menyambut datangnya Ramadhan, pada Minggu (10/3/24).
Sejak pukul 15.30 WIB, warga yang terdiri dari anak anak hingga orang dewasa dari masjid serta musala di kawasan Gendong dan DK Juwono itu menggaungkan Salawat Nabi di jalanan yang dilalui.
Sebagian peserta kirab, mengenakan atribut unik serta berbagai replika raksasa, sehingga menarik perhatian seperti Gunungan aneka jajanan, koreo siksa kubur, hingga grup Qosidah yang ditampilkan di atas mobil bak terbuka.
Kirab yang digagas Takmir Masjid Baiturrohman dan kepengurusan RW di desa itu berjalan sejauh dua kilometer, dengan start dan finish di Lapangan Masjid Baiturrahman.
Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Mukhlas mengatakan kirab tersebut merupakan agenda rutin untuk nguri-nguri budaya dan syiar Islam dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan.
"Kirab budaya untuk menyambut Ramadhan ini rutin diselenggarakan Takmir Masjid dan masyarakat setempat," kata Ketua Takmir Masjid Mukhlas.
Sedangkan Ketua RW 03 Dedi mengatakan kirab jelang Ramadhan di wilayahnya ini, telah menjadi agenda budaya yang digelar setiap tahun. Selain untuk mempertahankan tradisi budaya di wilayah itu, kirab ini juga sebagai wadah silaturahmi seluruh jamaah masjid di Gendong.
"Kirab budaya ini menjadi agenda budaya yang digelar setiap tahun. Selain untuk mempertahankan tradisi budaya di wilayah kami, ini untuk menyambut bulan suci Ramadhan dan ajang silaturahmi warga," kata Dedi.
Lurah Mangunharjo Angsori usai melepas kirab mengatakan kegiatan kirab ini merupakan agenda rutin dan sebagai wujud kaum muslimin menyambut bulan suci Ramadhan.
"Ini wujud masyarakat Islam sebagai wujud menyambut Bulan Ramadhan dan melestarikan budaya Islam sebelum menunaikan ibadah puasa. Sebelumnya di tingkat Kelurahan juga telah menggelar kirab ini," kata Lurah Mangunharjo.
Di tengah kirab, terdapat panggung untuk penampilan kreasi dari masing-masing peserta kirab. Masyarakat dihibur juga dengan penampilan Marching Band Nirwana dari Kabupaten Demak dengan bantuan keamanan dari TNI Polri yang bertugas di Koramil dan Polsek Tembalang, Linmas, dan pemuda Banser.
Sejak pukul 15.30 WIB, warga yang terdiri dari anak anak hingga orang dewasa dari masjid serta musala di kawasan Gendong dan DK Juwono itu menggaungkan Salawat Nabi di jalanan yang dilalui.
Sebagian peserta kirab, mengenakan atribut unik serta berbagai replika raksasa, sehingga menarik perhatian seperti Gunungan aneka jajanan, koreo siksa kubur, hingga grup Qosidah yang ditampilkan di atas mobil bak terbuka.
Kirab yang digagas Takmir Masjid Baiturrohman dan kepengurusan RW di desa itu berjalan sejauh dua kilometer, dengan start dan finish di Lapangan Masjid Baiturrahman.
Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Mukhlas mengatakan kirab tersebut merupakan agenda rutin untuk nguri-nguri budaya dan syiar Islam dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan.
"Kirab budaya untuk menyambut Ramadhan ini rutin diselenggarakan Takmir Masjid dan masyarakat setempat," kata Ketua Takmir Masjid Mukhlas.
Sedangkan Ketua RW 03 Dedi mengatakan kirab jelang Ramadhan di wilayahnya ini, telah menjadi agenda budaya yang digelar setiap tahun. Selain untuk mempertahankan tradisi budaya di wilayah itu, kirab ini juga sebagai wadah silaturahmi seluruh jamaah masjid di Gendong.
"Kirab budaya ini menjadi agenda budaya yang digelar setiap tahun. Selain untuk mempertahankan tradisi budaya di wilayah kami, ini untuk menyambut bulan suci Ramadhan dan ajang silaturahmi warga," kata Dedi.
Lurah Mangunharjo Angsori usai melepas kirab mengatakan kegiatan kirab ini merupakan agenda rutin dan sebagai wujud kaum muslimin menyambut bulan suci Ramadhan.
"Ini wujud masyarakat Islam sebagai wujud menyambut Bulan Ramadhan dan melestarikan budaya Islam sebelum menunaikan ibadah puasa. Sebelumnya di tingkat Kelurahan juga telah menggelar kirab ini," kata Lurah Mangunharjo.
Di tengah kirab, terdapat panggung untuk penampilan kreasi dari masing-masing peserta kirab. Masyarakat dihibur juga dengan penampilan Marching Band Nirwana dari Kabupaten Demak dengan bantuan keamanan dari TNI Polri yang bertugas di Koramil dan Polsek Tembalang, Linmas, dan pemuda Banser.
Pewarta : Nur Istibsaroh
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Banyumas berikan apresiasi kepada pelajar berprestasi tingkat nasional
11 December 2025 13:26 WIB
Kirab Merah Putih 1.945 meter warnai peringatan Hari Pahlawan di Semarang
10 November 2025 16:55 WIB
Tradisi Kirab Boyong Menoreh, napak tilas sejarah berdirinya Kabupaten Temanggung
09 November 2025 13:22 WIB
Keraton Kasunanan Surakarta gelar kirab Satu Sura, kerbau bule ikut iring-iringan
27 June 2025 9:06 WIB