Mahasiswa ITS Surabaya kunjungi Kilang Cilacap
Kamis, 11 Mei 2023 15:47 WIB
Mahasiswa ITS Surabaya mengunjungi area kilang PT KPI RU IV Cilacap, Senin (8/5/2023). ANTARA/HO-PT KPI RU IV
Cilacap (ANTARA) - Sebanyak 111 mahasiswa dan dosen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jawa Timur, melakukan kunjungan ilmiah Studi Ekskursi ke PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap, Jawa Tengah.
Rombongan yang dipimpin dosen senior Teknik Kimia ITS, Prof. Ir. Renanto Handogo itu disambut di Gedung Patra Graha, Cilacap, Senin (8/5).
Hadir dalam acara tersebut General Manager Project Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap Setiyo Pitoyo, Section Head Refinery Planning Ahmad Badrudin, dan Lead of Process Engineering (PE) Area II PT KPI RU IV Cilacap Andi Krishnanta Wijaya. Ketiganya merupakan alumni ITS yang berhasil menduduki jabatan di barisan manajemen RU IV Cilacap.
Para mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai profil PT KPI berikut proses bisnis serta overview PT KPI RU IV Cilacap yang disampaikan oleh Junior Engineer II (PE) Utilities Procurement Area 70 Nimrod Alvino.
Dalam paparannya, engineer muda itu menjelaskan di antara enam unit pengolahan PT KPI, RU IV merupakan kilang berkapasitas terbesar karena mencapai 348 ribu barrel per hari.
Kilang ini, kata dia, terintegrasi dengan Kilang Petrokimia yang mengolah produk-produk petrokimia di antaranya Purified Terapthalic Acid (PTA) dan Paraxylene.
Baca juga: Kilang Cilacap luncurkan program "Sebuse" demi kebugaran pekerja
"Pada perkembangannya, kami mengolah sumber daya energi baru terbarukan berbahan dasar minyak kelapa sawit menjadi Green Diesel dan Green Avtur," kata pria yang akrab disapa Vino itu.
Ia mengataka Green Refinery merupakan modifikasi kilang Treated Distillate Hydro Treating (TDHT) yang proses pengembangannya dimulai sejak 2017.
"Green Refinery Cilacap berhasil memproduksi untuk pasar komersial pada Januari 2022 dengan nama Pertamina Renewable Diesel (RD), produk berbahan dasar Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) yang telah diuji keandalannya di ajang Formula E," jelasnya.
Pihak ITS antusias menawarkan peluang kerja sama yang bisa dilakukan di bidang penelitian. Hal itu juga menjadi tantangan untuk menyiapkan kualitas dan etos kerja mahasiswa agar bisa berkompetisi di segala bidang pekerjaan khususnya di Pertamina.
"Kami siap bekerja sama dengan Pertamina. Dalam hal ini, kerja sama ideal antara perguruan tinggi dan industri," kata Prof. Renanto.
Selesai mendapatkan penjelasan mengenai profil singkat dan proses bisnis RU IV, rombongan mahasiswa berkesempatan mengunjungi area Kilang Cilacap.
Baca juga: Firefighting Show lengkapi peringatan Hari Pemadam Kebakaran Internasional di Kilang Cilacap
Baca juga: Kilang Cilacap siap wujudkan "firefighter" tangguh dan berjiwa patriot
Rombongan yang dipimpin dosen senior Teknik Kimia ITS, Prof. Ir. Renanto Handogo itu disambut di Gedung Patra Graha, Cilacap, Senin (8/5).
Hadir dalam acara tersebut General Manager Project Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap Setiyo Pitoyo, Section Head Refinery Planning Ahmad Badrudin, dan Lead of Process Engineering (PE) Area II PT KPI RU IV Cilacap Andi Krishnanta Wijaya. Ketiganya merupakan alumni ITS yang berhasil menduduki jabatan di barisan manajemen RU IV Cilacap.
Para mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai profil PT KPI berikut proses bisnis serta overview PT KPI RU IV Cilacap yang disampaikan oleh Junior Engineer II (PE) Utilities Procurement Area 70 Nimrod Alvino.
Dalam paparannya, engineer muda itu menjelaskan di antara enam unit pengolahan PT KPI, RU IV merupakan kilang berkapasitas terbesar karena mencapai 348 ribu barrel per hari.
Kilang ini, kata dia, terintegrasi dengan Kilang Petrokimia yang mengolah produk-produk petrokimia di antaranya Purified Terapthalic Acid (PTA) dan Paraxylene.
Baca juga: Kilang Cilacap luncurkan program "Sebuse" demi kebugaran pekerja
"Pada perkembangannya, kami mengolah sumber daya energi baru terbarukan berbahan dasar minyak kelapa sawit menjadi Green Diesel dan Green Avtur," kata pria yang akrab disapa Vino itu.
Ia mengataka Green Refinery merupakan modifikasi kilang Treated Distillate Hydro Treating (TDHT) yang proses pengembangannya dimulai sejak 2017.
"Green Refinery Cilacap berhasil memproduksi untuk pasar komersial pada Januari 2022 dengan nama Pertamina Renewable Diesel (RD), produk berbahan dasar Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) yang telah diuji keandalannya di ajang Formula E," jelasnya.
Pihak ITS antusias menawarkan peluang kerja sama yang bisa dilakukan di bidang penelitian. Hal itu juga menjadi tantangan untuk menyiapkan kualitas dan etos kerja mahasiswa agar bisa berkompetisi di segala bidang pekerjaan khususnya di Pertamina.
"Kami siap bekerja sama dengan Pertamina. Dalam hal ini, kerja sama ideal antara perguruan tinggi dan industri," kata Prof. Renanto.
Selesai mendapatkan penjelasan mengenai profil singkat dan proses bisnis RU IV, rombongan mahasiswa berkesempatan mengunjungi area Kilang Cilacap.
Baca juga: Firefighting Show lengkapi peringatan Hari Pemadam Kebakaran Internasional di Kilang Cilacap
Baca juga: Kilang Cilacap siap wujudkan "firefighter" tangguh dan berjiwa patriot
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rosan Roeslani: Hilirisasi tahap II perkuat ketahanan energi dan dorong ciptakan kerja
29 April 2026 18:45 WIB
Presiden Prabowo dorong hilirisasi untuk kuasai sumber daya nasional demi kemakmuran rakyat
29 April 2026 15:51 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Undip dorong mahasiswanya setelah lulus bisa bekerja hingga tingkat internasional
26 May 2026 8:43 WIB
Arsitektur UMS dorong kesiapan karier mahasiswa lewat sosialisasi dan sharing magang
25 May 2026 14:49 WIB
Arsitektur UMS dorong mahasiswa lulus tepat waktu lewat workshop Bring Your Future
23 May 2026 17:21 WIB