
Menuju World Class University, Rektor UIN Walisongo umumkan internasionalisasi, beasiswa, dan prodi baru di momentum wisuda Mei 2026

Semarang (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menggelar prosesi wisuda khidmat untuk program Sarjana, Magister, dan Doktor periode Mei 2026 yang berlangsung di Auditorium Kampus 3 pada Sabtu (23/5/2026). Momentum ini menjadi catatan bersejarah, bukan hanya bagi para wisudawan, melainkan juga bagi universitas yang tengah melesat dengan berbagai capaian prestasi nasional hingga internasional.
Dalam pidato sambutannya, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., menyampaikan rasa bangga sekaligus memaparkan transformasi besar yang sedang berjalan di kampus hijau ini sebagai wujud komitmen membangun peradaban yang berakar pada nilai kemanusiaan.
Nasihat Rektor: Menghadapi Dunia Kerja dengan Kemanusiaan
Kepada para lulusan baru, Prof. Musahadi memberikan pembekalan moral dan spiritual yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa tantangan di luar kampus tidaklah mudah, terlebih di tengah derasnya arus teknologi dan kecerdasan buatan. Lulusan UIN Walisongo Semarang dituntut tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga harus mengedepankan nilai etika.
"Gelar akademik yang saudara sandang mulai hari ini bukan sekadar bukti kelulusan, melainkan sebuah tanggung jawab moral. Di luar sana, jadilah pendidik, profesional, ilmuwan, maupun pengusaha yang selalu membawa misi kemanusiaan dan perdamaian. Jika suatu hari saudara merasa lelah melangkah, ingatlah bahwa perjuangan besar ini pernah dimulai dari ruang-ruang kecil kampus ini, dengan cinta, semangat, dan harapan besar untuk dunia yang lebih baik," pesan Rektor.
Internasionalisasi Kampus: Mahasiswa Asing dan Magang Transnasional
Sebagai wujud nyata visi menuju World Class University, UIN Walisongo Semarang terus memperluas jejaring global. Rektor mengumumkan peningkatan signifikan pada sektor internasionalisasi, salah satunya ditandai dengan semakin banyaknya mahasiswa asing dari berbagai negara yang memilih menempuh studi di UIN Walisongo Semarang.
"Tahun ini ada 813 calon mahasiswa luar negeri yang mendaftar di UIN Walisongo Semarang. Kehadiran mereka semoga memperkaya iklim akademik yang multikultural di lingkungan kampus." Ungkapnya.
Tidak hanya menerima mahasiswa luar negeri, UIN Walisongo juga mengirimkan mahasiswa lokal ke panggung dunia. Melalui program Magang Internasional, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman kerja nyata di berbagai korporasi, institusi pendidikan, dan lembaga internasional di luar negeri.
"Bulan September 2026 kami akan memberangkatkan sekitar 15 mahasiswa yang mengikuti program double degree di University of Shieh Chien Taiwan dilanjutkan magang di berbagai perusahaan Taiwan sekaligus menerima gaji 20 juta perbulan," Imbuh Prof. Musa.
Di samping itu, Prof. Musa juga mohon doa dan dukungan, pada Juli 2026 UIN Walisongo Semarang akan melaksanakan visitasi akreditasi internasional ACQUIN untuk 38 program studi. Langkah ini diproyeksikan untuk membentuk mentalitas global dan daya saing lulusan yang adaptif di pasar kerja transnasional.
Ekspansi Akademik melalui Prodi Baru
Menjawab kebutuhan zaman di era transformasi digital, UIN Walisongo Semarang secara resmi memperkenalkan jajaran program studi (prodi) baru yang strategis. Di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), kini telah dibuka Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi. Prodi ini dirancang secara modern untuk mencetak para analis data, manajer arsip digital, dan ahli sains informasi masa depan yang mengintegrasikan teknologi digital dengan nilai keislaman.
Selain itu, diperkenalkan pula prodi baru lainnya yang disiapkan untuk menjawab dinamika industri dan keilmuan kontemporer, yakni Prodi Ilmu Hadis, Prodi Bisnis Digital, dan Prodi Kedokteran. Langkah ini menjadikan pilihan akademik di UIN Walisongo Semarang semakin variatif dan relevan dengan tuntutan zaman.
Geliat Prestasi Kampus dan Bertabur Beasiswa
Prestasi kelembagaan UIN Walisongo Semarang terus meroket melalui capaian akreditasi unggul pada berbagai program studi, jurnal ilmiah terindeks nasional dan internasional, hingga kemenangan para mahasiswa di bidang riset, olahraga, serta seni tingkat nasional. Denyut nadi akademis yang sehat ini didukung penuh oleh ketersediaan skema finansial yang inklusif bagi mahasiswa.
Rektor UIN Walisongo Semarang menumumkan berbagai program beasiswa prestisius yang saat ini sedang dibuka, di antaranya Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) yang bekerja sama dengan Kementerian Agama dan LPDP.
Skema beasiswa ini mencakup: Beasiswa Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) khusus untuk Prodi Studi Islam; Beasiswa khusus untuk penghafal Al-Qur'an (Tahfidz) 30 Juz dan jalur prestasi kejuaraan berupa pembebasan biaya UKT secara penuh; Beasiswa Rekomendasi KALAM (Keluarga Alumni Walisongo) yang memberikan potongan UKT sebesar 50 persen bagi para alumni S1 UIN Walisongo yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 maupun alumni S2 ke jenjang S3 di almamater tercinta.
Di akhir sambutannya, Prof. Musahadi mengajak seluruh wisudawan dan orang tua untuk ikut menyebarluaskan kabar baik ini kepada masyarakat luas. UIN Walisongo Semarang berkomitmen penuh untuk terus menyediakan karpet merah bagi talenta-talenta terbaik bangsa guna menempuh pendidikan berkualitas tinggi tanpa terkendala biaya.
Pewarta: Teguh/KSM
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
