Inflasi Jateng di Februari capai 0,29 persen
Rabu, 1 Maret 2023 20:44 WIB
Tangkapan layar laman Youtube BPS Jateng saat Statistisi Ahli Madya BPS Jateng Arjuliwondo menyampaikan rilis perkembangan indkes harga konsumen di Semarang, Rabu. (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat inflasi yang terjadi di provinsi ini pada Februari 2023 mencapai 0,29 persen.
Statistisi Ahli Madya BPS Jateng Arjuliwondo dalam siaran pers di Semarang, Rabu, mengatakan, inflasi dipicu oleh kenaikan harga di seluruh indeks kelompok pengeluaran.
Menurut dia, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi kontribusi terbesar terhadap terjadinya inflasi yang mencapai 0,73 persen.
Adapun sejumlah komoditas yang memicu terjadinya inflasi antara lain kenaikan harga beras, rokok, serta bawang merah dan putih.
"Selain itu terdapat kenaikan tarif perusahaan air minum di beberapa daerah," katanya.
Kenaikan tarif perusahaan air minum, lanjut dia, antara lain terjadi di Kota Tegal dan Kabupaten Cilacap.
Adapun sejumlah komoditas yang menahan laju inflasi antara lain penurunan harga daging dan telur ayam, tomat, serta perhiasan emas.
Sementara dari enam daerah yang tempat dilakukan survei indeks harga konsumen, lanjut dia, seluruhnya mengalami inflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 0,62 persen.
Sementara inflasi terendah terjadi di Kota Semarang dengan 0,21 persen.
Statistisi Ahli Madya BPS Jateng Arjuliwondo dalam siaran pers di Semarang, Rabu, mengatakan, inflasi dipicu oleh kenaikan harga di seluruh indeks kelompok pengeluaran.
Menurut dia, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberi kontribusi terbesar terhadap terjadinya inflasi yang mencapai 0,73 persen.
Adapun sejumlah komoditas yang memicu terjadinya inflasi antara lain kenaikan harga beras, rokok, serta bawang merah dan putih.
"Selain itu terdapat kenaikan tarif perusahaan air minum di beberapa daerah," katanya.
Kenaikan tarif perusahaan air minum, lanjut dia, antara lain terjadi di Kota Tegal dan Kabupaten Cilacap.
Adapun sejumlah komoditas yang menahan laju inflasi antara lain penurunan harga daging dan telur ayam, tomat, serta perhiasan emas.
Sementara dari enam daerah yang tempat dilakukan survei indeks harga konsumen, lanjut dia, seluruhnya mengalami inflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 0,62 persen.
Sementara inflasi terendah terjadi di Kota Semarang dengan 0,21 persen.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Luasan panen padi Jateng diperkirakan naik 115,98 ribu ha dibanding tahun sebelumnya
04 November 2025 8:33 WIB
BPS minta masyarakat jawab jujur dan akurat saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
30 October 2025 16:58 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB