Pemkot Pekalongan tanam 16.100 mangrove di kawasan pesisir
Rabu, 21 September 2022 20:52 WIB
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid bersama komunitas pegiat lingkungan menenam bibit mangrove di pesisir pantai Kota Pekalongan, Jateng, Rabu (21/9/2022). (FOTO ANTARA/Kutnadi)
Pekalongan, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, bersama Adaptation Fund Kemitraan dan sukarelawan pegiat lingkungan menanam sebanak 16.100 bibit mangrove di sepanjang pesisir pantai di wilayah itu, Rabu (21/9) 2022.
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa penanaman bibit mangrove ini sebagai upaya adaptif untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
"Penanaman bibit mangrove ini sebagai bagian untuk memperbaiki dan melindungi ekosistem mangrove di pesisir pantai," katanya.
Ia mengapresiasi dan menyambut baik adanya gerakan merawat pesisir pantai yang diinisiasi oleh jajaran kemitraan dengan upaya penanaman bibit mangrove sebanyak 16.100 bibit di dua lokasi yakni Kelurahan Kandang Panjang dan Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.
"Alhamdulillah pada pagi hari tadi kami bersama kemitraan, perangkat, dan masyarakat bersama-sama menanam bibit mangrove sebanyak 16.100. Hal ini sebagai bentuk upaya menyelamatkan lingkungan," katanya.
Afzan Arslan yang akrab disapa Aaf berharap belasan ribu bibit mangrove yang ditanam di kawasan pesisir utara ini dapat tumhuh subur dan mampu mencegah abrasi, serta dampak perubahan iklim lainnya.
Pemkot menekankan perlunya upaya bergerak bersama untuk merawat dan peduli pesisir pantai di wilayah itu karena oleh peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) diprediksi akan tenggelam pada 2035 apabila tidak ada penanganan.
Dikatakanny, saat ini bukan waktunya menyalahkan pihak tertentu namun semua unsur masyarakat harus berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dalam upaya-upaya merawat pesisir utara.
"Kalau kita tidak bergerak merawat bersama ini akan percuma. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tetapi semua pihak harus ikut peduli menyelamatkan lingkungan ini," demikian Afzan Arslan Djunaid.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 16.100 mangrove ditanam di pesisir pantai Pekalongan-Jateng
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa penanaman bibit mangrove ini sebagai upaya adaptif untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
"Penanaman bibit mangrove ini sebagai bagian untuk memperbaiki dan melindungi ekosistem mangrove di pesisir pantai," katanya.
Ia mengapresiasi dan menyambut baik adanya gerakan merawat pesisir pantai yang diinisiasi oleh jajaran kemitraan dengan upaya penanaman bibit mangrove sebanyak 16.100 bibit di dua lokasi yakni Kelurahan Kandang Panjang dan Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.
"Alhamdulillah pada pagi hari tadi kami bersama kemitraan, perangkat, dan masyarakat bersama-sama menanam bibit mangrove sebanyak 16.100. Hal ini sebagai bentuk upaya menyelamatkan lingkungan," katanya.
Afzan Arslan yang akrab disapa Aaf berharap belasan ribu bibit mangrove yang ditanam di kawasan pesisir utara ini dapat tumhuh subur dan mampu mencegah abrasi, serta dampak perubahan iklim lainnya.
Pemkot menekankan perlunya upaya bergerak bersama untuk merawat dan peduli pesisir pantai di wilayah itu karena oleh peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) diprediksi akan tenggelam pada 2035 apabila tidak ada penanganan.
Dikatakanny, saat ini bukan waktunya menyalahkan pihak tertentu namun semua unsur masyarakat harus berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dalam upaya-upaya merawat pesisir utara.
"Kalau kita tidak bergerak merawat bersama ini akan percuma. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tetapi semua pihak harus ikut peduli menyelamatkan lingkungan ini," demikian Afzan Arslan Djunaid.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 16.100 mangrove ditanam di pesisir pantai Pekalongan-Jateng
Pewarta : Kutnadi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Jateng pastikan kelayakan fasilitas di posko pengungsi bagi korban banjir
30 January 2026 9:05 WIB
Pemkot Pekalongan bersama empat daerah sepakat kelola sampah dengan investor China
29 January 2026 16:39 WIB
Pemkot Pekalongan bentuk satgas percepatan penanganan sampah jadi permasalan masyarakat
27 January 2026 18:53 WIB
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Terpopuler - GAYA HIDUP
Lihat Juga
Kemenkum Jateng serahkan sertifikat indikasi geografis lima motif tenun troso Jepara
05 February 2026 19:25 WIB
Solo Safari ajak masyarakat berkomitmen pada konservasi lewat Triwarsa Lestari
02 February 2026 21:49 WIB
Telkomsel sukses gelar kompetisi random play dance "by U KOREA KAJA" Vol 2
27 January 2026 20:07 WIB