Hotel di Jepara mulai penuh
Selasa, 5 Juli 2022 15:41 WIB
Hotel Ocean View Resident Tegal Sambi, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Jepara (ANTARA) - Tingkat hunian kamar hotel di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai pulih kembali setelah temuan kasus pandemi COVID-19 mulai berkurang, namun tamu yang menginap didominasi wisatawan lokal.
"Sebelum masa pandemi COVID-19, hampir separuh tamu yang menginap merupakan turis asing. Sedangkan saat ini hampir 95 persennya merupakan wisatawan domestik," kata Pemilik Hotel Ocean View Resident Jepara Farah Elfi Rajun AG di Jepara, Selasa.
Ia mencatat tamu yang menginap ada yang berasal dari luar Bandung, Jakarta, beberapa di luar pulau jawa hingga ada yang dari Papua.
Tingkat hunian mulai pulih, kata dia, bisa dilihat pada akhir pekan 29 kamar yang tersedia selalu penuh, sedangkan hari biasa tingkat huniannya juga masih cukup bagus karena berkisar 70-an persen lebih.
Kondisi saat ini, imbuhnya, tentu sangat berbeda jauh dengan saat pandemi karena yang menginap bisa dihitung dengan jari.
"Pada akhir pekan sekalipun, tamu yang menginap minim karena terkadang hanya dua tamu," ujarnya.
Meskipun kondisinya lesu, para pegawai saat itu tetap masuk kerja meskipun dengan durasi waktu yang lebih pendek. Sedangkan sekarang semua pegawai kembali bekerja seperti semula karena selain tingkat hunian kembali pulih, demikian halnya pengunjung restoran juga pulih.
Rendahnya temuan kasus COVID-19, tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan mulai dari pengecekan suhu tubuh pengunjung, wajib memakai masker hingga menghindari kerumunan.
Farah Elfi Rajun yang juga terpilih sebagai ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jepara mengakui membaiknya tingkat hunian hotel juga diakui oleh pengusaha hotel lainnya.
"Mudah-mudahan Indonesia benar-benar pulih dari pandemi, sehingga perekonomian masyarakat juga pulih kembali seperti sebelum masa pandemi," ujarnya.
"Sebelum masa pandemi COVID-19, hampir separuh tamu yang menginap merupakan turis asing. Sedangkan saat ini hampir 95 persennya merupakan wisatawan domestik," kata Pemilik Hotel Ocean View Resident Jepara Farah Elfi Rajun AG di Jepara, Selasa.
Ia mencatat tamu yang menginap ada yang berasal dari luar Bandung, Jakarta, beberapa di luar pulau jawa hingga ada yang dari Papua.
Tingkat hunian mulai pulih, kata dia, bisa dilihat pada akhir pekan 29 kamar yang tersedia selalu penuh, sedangkan hari biasa tingkat huniannya juga masih cukup bagus karena berkisar 70-an persen lebih.
Kondisi saat ini, imbuhnya, tentu sangat berbeda jauh dengan saat pandemi karena yang menginap bisa dihitung dengan jari.
"Pada akhir pekan sekalipun, tamu yang menginap minim karena terkadang hanya dua tamu," ujarnya.
Meskipun kondisinya lesu, para pegawai saat itu tetap masuk kerja meskipun dengan durasi waktu yang lebih pendek. Sedangkan sekarang semua pegawai kembali bekerja seperti semula karena selain tingkat hunian kembali pulih, demikian halnya pengunjung restoran juga pulih.
Rendahnya temuan kasus COVID-19, tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan mulai dari pengecekan suhu tubuh pengunjung, wajib memakai masker hingga menghindari kerumunan.
Farah Elfi Rajun yang juga terpilih sebagai ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jepara mengakui membaiknya tingkat hunian hotel juga diakui oleh pengusaha hotel lainnya.
"Mudah-mudahan Indonesia benar-benar pulih dari pandemi, sehingga perekonomian masyarakat juga pulih kembali seperti sebelum masa pandemi," ujarnya.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lapas Semarang geledah hunian WBP minimal tiga kali dalam sepekan cegah peredaran narkoba
29 April 2026 12:39 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Pemprov Jateng segera siapkan huntara warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal
04 February 2026 20:39 WIB
BPBD Cilacap gelar pengundian huntara untuk 17 keluarga korban longsor Cibeunying
15 January 2026 16:09 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Gubernur Jateng: Harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terkendali jelang Idul Adha
17 May 2026 19:02 WIB