Pengembangan Kampus Untidar Magelang tunggu keputusan Kemendikbud
Rabu, 2 Desember 2020 19:01 WIB
Rektor Untidar Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. mewisuda lulusan terbaik pada wisuda sarjana dan ahli madya Untidar di Gedung Tri Bhakti Kota Magelang. (ANTARA/Heru Suyitno)
Magelang (ANTARA) - Pengembangan Kampus Universitas Tidar (Untidar) Magelang di beberapa titik baik di Kota Magelang maupun sekitarnya masih menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rektor Untidar Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. di Magelang, Rabu, mengatakan tahun ini masih menyelesaikan pembangunan kampus Tuguran di Kota Magelang.
"Tahun depan Insya Allah akan kita mulai kerjakan kampus di Sidotopo, Kota Magelang, berikutnya nanti di Mertoyudan, Bandongan Kabupaten Magelang, dan seterusnya," katanya usai wisuda sarjana dan ahli madya Untidar di Gedung Tri Bhakti Kota Magelang.
Atifin menuturkan kampus Sidotopo rencananya untuk rektorat dan Fakultas Ilmu Kesehatan, kemudian kampus Mertoyudan untuk ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
"Rencana dimulai tahun depan tetapi kami sedang menunggu kabar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan apakah jadi atau tidak," katanya.
Ia menyebutkan untuk pengembangan kampus keseluruhan sampai selesai membutuhkan dana sekitar Rp500 miliar.
Terkait lahan di Temanggung, katanya, tahun ini sudah dikerjakan untuk untuk kegiatan penelitian.
"Kalau kampus Sidotopo dan Mertoyudan selesai, kami akan konsentrasi ke lokasi yang lain," katanya.
Rektor Untidar Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. di Magelang, Rabu, mengatakan tahun ini masih menyelesaikan pembangunan kampus Tuguran di Kota Magelang.
"Tahun depan Insya Allah akan kita mulai kerjakan kampus di Sidotopo, Kota Magelang, berikutnya nanti di Mertoyudan, Bandongan Kabupaten Magelang, dan seterusnya," katanya usai wisuda sarjana dan ahli madya Untidar di Gedung Tri Bhakti Kota Magelang.
Atifin menuturkan kampus Sidotopo rencananya untuk rektorat dan Fakultas Ilmu Kesehatan, kemudian kampus Mertoyudan untuk ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
"Rencana dimulai tahun depan tetapi kami sedang menunggu kabar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan apakah jadi atau tidak," katanya.
Ia menyebutkan untuk pengembangan kampus keseluruhan sampai selesai membutuhkan dana sekitar Rp500 miliar.
Terkait lahan di Temanggung, katanya, tahun ini sudah dikerjakan untuk untuk kegiatan penelitian.
"Kalau kampus Sidotopo dan Mertoyudan selesai, kami akan konsentrasi ke lokasi yang lain," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pjs wali kota sebut bursa kerja konvensional masih dibutuhkan pencaker
13 November 2024 20:16 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS lahirkan Doktor baru, gagas media IPAS Hybrid Profetik untuk asah daya kritis anak SD
10 February 2026 17:52 WIB
Pendidikan Jasmani FKIP UMS libatkan stakeholder Solo Raya susun kurikulum berdaya saing
10 February 2026 13:00 WIB