
Tanamkan toleransi sejak dini 11 TK Temanggung lakukan kunjungan ke empat tempat ibadah

Temanggung (ANTARA) - Sebanyak 125 anak Taman Kanak-kanak (TK) dari 11 lembaga pendidikan lintas iman di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan kunjungan ke empat tempat ibadah dalam rangka penguatan nilai toleransi.
"Persaudaraan Sekolah Bhinneka Temanggung (PSBT) sudah berjalan tahun kedua. Tahun ini dilaksanakan di tengah bulan puasa dengan mengajak perwakilan dari 11 lembaga yang tergabung dalam PSBT ke sejumlah tempat ibadah," kata Ketua PSBT Siti Hundaifah di Temanggung, Rabu.
Ia menjelaskan masing-masing TK mengirimkan sekitar 10 anak sebagai perwakilan. Total terdapat 125 anak yang terlibat, berasal dari berbagai TK dengan latar belakang agama berbeda di Kabupaten Temanggung.
Dalam kegiatan tersebut para peserta mengunjungi empat rumah ibadah, yakni Vihara Dwipaloka, Klenteng Dharma Nugraha, Gereja Kristen Jawa (GKJ), dan Masjid Darussalam Temanggung. Pada setiap lokasi anak-anak diperkenalkan pada nilai-nilai dasar toleransi dan kehidupan keberagaman secara langsung.
"Kami mengajak anak-anak usia dini, dari jenjang TK, untuk mulai mengenal nilai toleransi. Mereka berasal dari berbagai latar belakang agama dan sebelumnya tidak saling mengenal. Hari ini menjadi momentum pertama mereka berkolaborasi dalam kegiatan bersama," katanya.
Menurut dia, pengenalan lintas iman sejak usia dini dinilai sangat penting dan krusial, terutama di tengah tantangan perbedaan agama dan isu intoleransi yang masih terjadi, baik di Temanggung maupun secara umum di Indonesia.
"Kami memandang ini sebagai hal yang sangat urgen untuk ditanamkan kepada anak-anak. Harapannya, dari kegiatan sederhana ini akan tumbuh sikap saling menghargai dan membawa kedamaian lintas iman di Kabupaten Temanggung," katanya.
Melalui PSBT, ia berharap kolaborasi antar-TK lintas iman dapat terus berlanjut dan menjadi wadah bersama dalam membangun generasi yang terbuka, inklusif, serta menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: TK Kemala Bhayangkari Jepara direkomendasi jadi rintisan sekolah kurikulum kemaritiman
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
