Densus 88 geledah rumah warga Kudus
Kamis, 1 Oktober 2020 15:45 WIB
Rumah salah seorang warga Kudus, Jawa Tengah, yang didatangi Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror untuk digeledah terkait dengan dugaan keterlibatan salah satu anggota keluarganya dalam jaringan teroris. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Kudus (ANTARA) - Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror melakukan penggeledahan terhadap rumah salah seorang warga Desa Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, atas dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam jaringan teroris.
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma di Kudus, Kamis, membenarkan penggeledahan rumah salah seorang di Desa Bae, Kecamatan Bae tersebut.
Anggota Polres Kudus yang ikut hadir dalam penggeledahan di rumah keluarganya MF (26), kata dia, sebatas mendampingi.
Baca juga: Densus tangkap 12 terduga teroris di Kalsel, Bali, dan NTB
Informasinya, lanjut dia, penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan keterlibatan MF (26) dengan jaringan terorisme yang tertangkap sebelumnya.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa komputer, telepon selular, dan buku.
Ketua Rukun Warga 1 Desa Bae Bambang Gustri Warso ikut mendampingi Densus 88 menggeledah rumah MF, Rabu (30/9) pukul 13.00 WIB.
Penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan MF terlibat dalam jaringan terorisme yang dikabarkan ditangkap di Kabupaten Rembang pada hari Rabu (30/9).
Barang yang disita dari rumah orang tua MF, kata dia, yakni buku, laptop rusak, serta telepon selular yang rusak.
"Informasi dari pihak Densus 88, barang bukti tersebut akan disita jika ada kaitannya dengan kasus. Sebaliknya, jika tidak ada kaitannya, akan dikembalikan," ujarnya.
Baca juga: 15 terduga teroris kelompok JAD ditangkap
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Densus 88 awalnya menangkap seseorang di sebuah rumah kontrakan, Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
Pada hari yang sama, Densus 88 kembali menangkap warga Kudus di rumah kontrakannya, Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito ketika dihubungi via telepon untuk dimintai konfirmasinya terkait penangkapan terduga teroris di Rembang hingga beberapa kali belum ada respons.
Baca juga: Densus 88 tangkap perempuan terduga teroris di Semarang
Baca juga: Melawan Densus, terduga teroris ditembak mati di Batang
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma di Kudus, Kamis, membenarkan penggeledahan rumah salah seorang di Desa Bae, Kecamatan Bae tersebut.
Anggota Polres Kudus yang ikut hadir dalam penggeledahan di rumah keluarganya MF (26), kata dia, sebatas mendampingi.
Baca juga: Densus tangkap 12 terduga teroris di Kalsel, Bali, dan NTB
Informasinya, lanjut dia, penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan keterlibatan MF (26) dengan jaringan terorisme yang tertangkap sebelumnya.
Adapun barang bukti yang diamankan berupa komputer, telepon selular, dan buku.
Ketua Rukun Warga 1 Desa Bae Bambang Gustri Warso ikut mendampingi Densus 88 menggeledah rumah MF, Rabu (30/9) pukul 13.00 WIB.
Penggeledahan tersebut terkait dengan dugaan MF terlibat dalam jaringan terorisme yang dikabarkan ditangkap di Kabupaten Rembang pada hari Rabu (30/9).
Barang yang disita dari rumah orang tua MF, kata dia, yakni buku, laptop rusak, serta telepon selular yang rusak.
"Informasi dari pihak Densus 88, barang bukti tersebut akan disita jika ada kaitannya dengan kasus. Sebaliknya, jika tidak ada kaitannya, akan dikembalikan," ujarnya.
Baca juga: 15 terduga teroris kelompok JAD ditangkap
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Densus 88 awalnya menangkap seseorang di sebuah rumah kontrakan, Desa Wedelan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
Pada hari yang sama, Densus 88 kembali menangkap warga Kudus di rumah kontrakannya, Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito ketika dihubungi via telepon untuk dimintai konfirmasinya terkait penangkapan terduga teroris di Rembang hingga beberapa kali belum ada respons.
Baca juga: Densus 88 tangkap perempuan terduga teroris di Semarang
Baca juga: Melawan Densus, terduga teroris ditembak mati di Batang
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
98,88 persen penduduk di wilayah Cabang Surakarta telah terdaftar menjadi peserta JKN
27 November 2025 19:08 WIB
Sebanyak 88,8 persen persil tanah di Temanggung telah bersertifikat
24 September 2024 15:48 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Komjak pastikan terwujudnya Indonesia Emas 2045 selama hukum terus ditaati
14 February 2026 15:09 WIB
Jokowi jalani pemeriksaan di Polresta Surakarta terkait tudingan ijazah palsu
11 February 2026 20:53 WIB