Dua tenaga kesehatan RS UNS positif COVID-19
Jumat, 17 Juli 2020 21:09 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi. ANTARA/Heru Suyitno
Magelang (ANTARA) - Dua tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, warga Kabupaten Magelang, posistif COVID-19, kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi.
"Kedua nakes tersebut berjenis kelamin perempuan, satu orang berasal dari Kecamatan Muntilan berusia 27 tahun dan dari Kecamatan Salam berusia 22 tahun. Keduanya saat ini dirawat di RS UNS," kata dia di Magelang, Jumat.
Selain nakes di RS UNS, katanya, di Kabupaten Magelang hari ini juga ada penambahan dua kasus positif COVID-19 lainnya, yakni satu orang berusia 43 tahun berasal dari Kecamatan Secang berjenis kelamin laki-laki, yang bersangkutan bekerja di Kabupaten Temanggung.
"Satu lagi, seorang laki-laki berusia 58 tahun berasal dari Kecamatan Sawangan. Berdasarkan riwayatnya dia pernah melakukan perjalanan dari Riau pada 19 Juni 2020 dan dari Ponorogo, Jawa Timur pada tanggal 3 Juli 2020. Saat ini, dia dirawat di RSA Barat Ponorogo," katanya.
Baca juga: Dinkes Jateng apresiasi penanganan COVID-19 di Batang
Nanda menyampaikan hari ini ada satu pasien positif COVID-19 dari Kecamatan Secang dinyatakan sembuh setelah hasil tes usap keduanya negatif.
"Dengan tambahan empat positif dan satu sembuh ini, jumlah kumulatif pasien positif menjadi 151 orang. Rinciannya, enam dirawat, 141 sembuh dan empat meninggal," katanya.
Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang juga ada penambahan satu pasien baru berasal dari Kecamatan Mungkid. Selain itu juga ada satu PDP meninggal dari Kecamatan Mungkid.
"Namun, hari ini juga ada dua PDP yang sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Ngablak dan Grabag. Dengan tambahan satu PDP baru dan satu meninggal serta dua sembuh itu, pasien yang dirawat tinggal tujuh orang. Untuk jumlah kumulatif PDP menjadi 315 orang. Rinciannya tujuh dirawat, 268 sembuh dan 38 meninggal," katanya.
Nanda menyampaikan dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan PDP itu, menandakan virus corona di Kabupaten Magelang masih ada maka masyarakat tetap harus berhati-hati, waspada, dan harus menaati protokol kesehatan.
Baca juga: Satu pasien positif COVID-19 di Pekalongan meninggal
Baca juga: Pola penanganan COVID-19 D.I. Yogyakarta patut ditiru
"Kedua nakes tersebut berjenis kelamin perempuan, satu orang berasal dari Kecamatan Muntilan berusia 27 tahun dan dari Kecamatan Salam berusia 22 tahun. Keduanya saat ini dirawat di RS UNS," kata dia di Magelang, Jumat.
Selain nakes di RS UNS, katanya, di Kabupaten Magelang hari ini juga ada penambahan dua kasus positif COVID-19 lainnya, yakni satu orang berusia 43 tahun berasal dari Kecamatan Secang berjenis kelamin laki-laki, yang bersangkutan bekerja di Kabupaten Temanggung.
"Satu lagi, seorang laki-laki berusia 58 tahun berasal dari Kecamatan Sawangan. Berdasarkan riwayatnya dia pernah melakukan perjalanan dari Riau pada 19 Juni 2020 dan dari Ponorogo, Jawa Timur pada tanggal 3 Juli 2020. Saat ini, dia dirawat di RSA Barat Ponorogo," katanya.
Baca juga: Dinkes Jateng apresiasi penanganan COVID-19 di Batang
Nanda menyampaikan hari ini ada satu pasien positif COVID-19 dari Kecamatan Secang dinyatakan sembuh setelah hasil tes usap keduanya negatif.
"Dengan tambahan empat positif dan satu sembuh ini, jumlah kumulatif pasien positif menjadi 151 orang. Rinciannya, enam dirawat, 141 sembuh dan empat meninggal," katanya.
Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang juga ada penambahan satu pasien baru berasal dari Kecamatan Mungkid. Selain itu juga ada satu PDP meninggal dari Kecamatan Mungkid.
"Namun, hari ini juga ada dua PDP yang sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Ngablak dan Grabag. Dengan tambahan satu PDP baru dan satu meninggal serta dua sembuh itu, pasien yang dirawat tinggal tujuh orang. Untuk jumlah kumulatif PDP menjadi 315 orang. Rinciannya tujuh dirawat, 268 sembuh dan 38 meninggal," katanya.
Nanda menyampaikan dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan PDP itu, menandakan virus corona di Kabupaten Magelang masih ada maka masyarakat tetap harus berhati-hati, waspada, dan harus menaati protokol kesehatan.
Baca juga: Satu pasien positif COVID-19 di Pekalongan meninggal
Baca juga: Pola penanganan COVID-19 D.I. Yogyakarta patut ditiru
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB
RS UMS A.R. Fachrudin siap layani masyarakat dengan pelayanan inklusif dan berstandar tinggi
15 December 2025 15:49 WIB
RS AR Fachruddin UMS dapat sambutan positif dari masyarakat usai resmi beroperasi
14 December 2025 11:27 WIB
RS UMS AR Fachruddin resmi beroperasi, dorong pelayanan humanis dan berempati
13 December 2025 16:25 WIB
P2AD MARS UMS perkuat kompetensi manajerial dan kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar
01 December 2025 16:54 WIB