Dinkes Jateng apresiasi penanganan COVID-19 di Batang
Jumat, 17 Juli 2020 21:06 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Privinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo didampingi Anggota DPRD Jateng serahkan perlengkapan Jogo Tonggo KIT kepada Bupati Batang Wihaji. ANTARA/Kutnadi
Batang (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Prabowo Yulianto mengapresiasi cara penanganan penyebaran COVID-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Batang yang mampu mengendalikan penyebarann virus corona dan penyembuhan pada pasien terpapar virus corona dengan baik.
"Jumlah kasus tinggi tidak apa-apa, tidak perlu malu, tidak perlu ditutup-tutupi, dan data tidak usah disembunyikan, namun yang terpenting angka kesembuhannya (pasien, red.)," katanya pada kegiatan penyerahan perlengkapan Jogo Tonggo di Batang, Jumat.
Prabowo Yulianto menilai Pemkab Batang aktif melakukan penyisiran (tracking), serta tes cepat secara massal dan masif pada masyarakat.
Menurut dia, jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Batang saat ini tertinggi di wilayah eks-Keresidenan Pekalongan.
Baca juga: 50 pasien COVID-19 di Batang sembuh
Jumlah kasus orang terinfeksi COVID-19 di Batang, kata dia, sebanyak 78 orang terdiri atas 21 orang dirawat, 54 dinyatakan sembuh, serta 3 meninggal dunia.
"Penemuan kasus tersebut hal yang bagus karena Batang aktif melakukan penyisiran (tracing) dan tesnya secara massal dan masif kepada masyarakat," katanya.
Ia mengatakan dari kasus tersebut sudah dapat dipetakan, hanya klaster keluarga yang perlu dicegah, serta jangan sampai transmisinya semakin meluas.
"Oleh karena, kita perlu upaya memutus mata rantai penularan antara satu orang dengan yang lain dengan melakukan jaga jarak, cuci tangan, menggunakan masker, olahraga, dan makan yang bergizi," katanya.
Prabowo juga menyambut menyambut baik upaya Bupati Batang Wihaji yang akan melakukan karantina pembatasan berskala rumah tangga atau rumah dengan isolasi mandiri yang positif dengan orang tanpa gejala (OTG).
Baca juga: Batang siapkan dua opsi pembelajaran
Baca juga: Pemerintah Batang bangun GOR indoor senilai Rp14,9 miliar
"Jumlah kasus tinggi tidak apa-apa, tidak perlu malu, tidak perlu ditutup-tutupi, dan data tidak usah disembunyikan, namun yang terpenting angka kesembuhannya (pasien, red.)," katanya pada kegiatan penyerahan perlengkapan Jogo Tonggo di Batang, Jumat.
Prabowo Yulianto menilai Pemkab Batang aktif melakukan penyisiran (tracking), serta tes cepat secara massal dan masif pada masyarakat.
Menurut dia, jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Batang saat ini tertinggi di wilayah eks-Keresidenan Pekalongan.
Baca juga: 50 pasien COVID-19 di Batang sembuh
Jumlah kasus orang terinfeksi COVID-19 di Batang, kata dia, sebanyak 78 orang terdiri atas 21 orang dirawat, 54 dinyatakan sembuh, serta 3 meninggal dunia.
"Penemuan kasus tersebut hal yang bagus karena Batang aktif melakukan penyisiran (tracing) dan tesnya secara massal dan masif kepada masyarakat," katanya.
Ia mengatakan dari kasus tersebut sudah dapat dipetakan, hanya klaster keluarga yang perlu dicegah, serta jangan sampai transmisinya semakin meluas.
"Oleh karena, kita perlu upaya memutus mata rantai penularan antara satu orang dengan yang lain dengan melakukan jaga jarak, cuci tangan, menggunakan masker, olahraga, dan makan yang bergizi," katanya.
Prabowo juga menyambut menyambut baik upaya Bupati Batang Wihaji yang akan melakukan karantina pembatasan berskala rumah tangga atau rumah dengan isolasi mandiri yang positif dengan orang tanpa gejala (OTG).
Baca juga: Batang siapkan dua opsi pembelajaran
Baca juga: Pemerintah Batang bangun GOR indoor senilai Rp14,9 miliar
Pewarta : Kutnadi
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Jateng pastikan tindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kenaikan pajak kendaraan
15 February 2026 16:56 WIB
Program Satu OPD Satu Desa Dampingan Pemprov Jateng dinilai berdampak nyata
15 February 2026 13:08 WIB
Wapres tinjau tanah gerak di Jangli Semarang, ingatkan utamakan keselamatan
15 February 2026 1:07 WIB
Wagub: Layanan aduan warga Jateng kini didekatkan ke daerah lewat cabang dinas
14 February 2026 22:11 WIB
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Wagub Jateng: : Program speling dekatkan layanan dokter spesialis ke desa
14 February 2026 16:28 WIB
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB