Suami istri terduga teroris ditangkap di Gunungpati Semarang
Selasa, 15 Oktober 2019 14:49 WIB
Suasana rumah terduga teroris di Jalan Mororono-Semarang, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15-10-2019). ANTARA/I.C. Senjaya
Semarang (ANTARA) - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sepasang suami istri terduga teroris di sebuah rumah, Desa Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/10) pagi.
Muh. Khafidz, Ketua RW 4 Desa Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang membenarkan penangkapan terduga teroris yang tinggal di rumah kontrakan, Jalan Morokono-Gunungpati itu.
"Sekitar pukul 07.00 WIB saya diberi tahu Pak RT agar datang ke lokasi," katanya.
Baca juga: Densus 88 tangkap terduga teroris di Kota Salatiga
Saat tiba di lokasi kejadian, kata dia, banyak polisi.
Ia sendiri mengaku tidak terlalu mengenal pasangan suami istri yang ditangkap Densus 88 Antiteror.
"Tidak terlalu kenal, hanya beberapa kali bertemu," katanya.
Sementara itu, warga yang tinggal di seberang terduga teroris, Fadoli (50) mengatakan bahwa rumah tersebut baru ditinggali sekitar 2 bulan.
Ia juga mengaku tidak terlalu banyak berinteraksi dengan kedua terduga tersebut.
Baca juga: Terduga teroris rakit bom berdaya ledak tinggi
Dari informasi yang dihimpun, pasangan suami istri terduga teroris yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial A (44) dan MH (44).
Keduanya memiliki dua anak yang masih kecil.
Petugas juga dilaporkan membawa sejumlah barang dari rumah kontrakan terduga teroris tersebut.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji membenarkan penangkapan terduga teroris itu.
Muh. Khafidz, Ketua RW 4 Desa Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang membenarkan penangkapan terduga teroris yang tinggal di rumah kontrakan, Jalan Morokono-Gunungpati itu.
"Sekitar pukul 07.00 WIB saya diberi tahu Pak RT agar datang ke lokasi," katanya.
Baca juga: Densus 88 tangkap terduga teroris di Kota Salatiga
Saat tiba di lokasi kejadian, kata dia, banyak polisi.
Ia sendiri mengaku tidak terlalu mengenal pasangan suami istri yang ditangkap Densus 88 Antiteror.
"Tidak terlalu kenal, hanya beberapa kali bertemu," katanya.
Sementara itu, warga yang tinggal di seberang terduga teroris, Fadoli (50) mengatakan bahwa rumah tersebut baru ditinggali sekitar 2 bulan.
Ia juga mengaku tidak terlalu banyak berinteraksi dengan kedua terduga tersebut.
Baca juga: Terduga teroris rakit bom berdaya ledak tinggi
Dari informasi yang dihimpun, pasangan suami istri terduga teroris yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial A (44) dan MH (44).
Keduanya memiliki dua anak yang masih kecil.
Petugas juga dilaporkan membawa sejumlah barang dari rumah kontrakan terduga teroris tersebut.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji membenarkan penangkapan terduga teroris itu.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polresta Pati fasilitasi penyidik KPK untuk pemeriksaan saksi-saksi kasus OTT
29 January 2026 9:10 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB