Terduga teroris rakit bom berdaya ledak tinggi
Senin, 23 September 2019 15:31 WIB
Asap yang membumbung tinggi dari ledakan bom TATP milik tersangka terduga teroris MA di Cilincing Jakarta Utara, Senin (23-9-2019). ANTARA/Devi Nindy Sari Ramadhan
Jakarta (ANTARA) - Terduga teroris MA (21) yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 di Kamplingan Tipar Timur RT03/04, Jakarta Utara diketahui merakit bom dengan daya ledak tinggi.
"Jenis bom adalah TATP (triaseton triperoksida) dan biasanya itu yang kecil saja sudah berdaya ledak tinggi," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar (Kombes) Polisi Budhi Herdi Susianto di Jakarta, Senin.
Adapun jenis bahan peledak yang digunakan bom tersebut juga disebut dengan "biang setan" yang digunakan petempur Palestina. Jenis ini sangat mudah meledak dengan sundutan rokok, korek api, atau panas tinggi. Daya ledaknya hingga mencapai 300 meter.
Baca juga: Terduga teroris ditangkap, Densus temukan materi bom berdaya ledak tinggi
Budhi menyebut daya ledak bom terduga teroris MA cukup besar, terlihat saat petugas kepolisian melakukan pemusnahan bom dengan cara diledakkan.
"Sebagaimana ditemukan di TKP ada H2O2, kemudian ada bahan peledak lain yang tentunya kami ledakkan hampir semuanya bahan mentah," katanya.
Dalam kondisi kosong, bom tersebut dapat meledak di sekitarnya, baik manusia maupun benda beradius 50 meter.
"Kalau melalui media atau barang lain, daya ledaknya bisa lebih jauh lagi, karena bisa menghantarkan atau berbenturan dengan media lain yang mereka temukan atau hantarkan," ujar Budhi.
Baca juga: Tiga terduga teroris ditangkap di Blitar
Baca juga: Densus bawa barang bukti dari rumah terduga teroris di Solo
"Jenis bom adalah TATP (triaseton triperoksida) dan biasanya itu yang kecil saja sudah berdaya ledak tinggi," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar (Kombes) Polisi Budhi Herdi Susianto di Jakarta, Senin.
Adapun jenis bahan peledak yang digunakan bom tersebut juga disebut dengan "biang setan" yang digunakan petempur Palestina. Jenis ini sangat mudah meledak dengan sundutan rokok, korek api, atau panas tinggi. Daya ledaknya hingga mencapai 300 meter.
Baca juga: Terduga teroris ditangkap, Densus temukan materi bom berdaya ledak tinggi
Budhi menyebut daya ledak bom terduga teroris MA cukup besar, terlihat saat petugas kepolisian melakukan pemusnahan bom dengan cara diledakkan.
"Sebagaimana ditemukan di TKP ada H2O2, kemudian ada bahan peledak lain yang tentunya kami ledakkan hampir semuanya bahan mentah," katanya.
Dalam kondisi kosong, bom tersebut dapat meledak di sekitarnya, baik manusia maupun benda beradius 50 meter.
"Kalau melalui media atau barang lain, daya ledaknya bisa lebih jauh lagi, karena bisa menghantarkan atau berbenturan dengan media lain yang mereka temukan atau hantarkan," ujar Budhi.
Baca juga: Tiga terduga teroris ditangkap di Blitar
Baca juga: Densus bawa barang bukti dari rumah terduga teroris di Solo
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketum PP Muhammadiyah sebut pembangunan UMS bukan sekadar fisik namun juga peradaban
13 December 2025 16:02 WIB
Bambang Sukoco raih Doktor UII, tawarkan konsep Nidzomul Ma'had untuk perlindungan hak santri
29 November 2025 18:51 WIB
Guru MA Gani Tirtoasri meninggal dunia, ahli waris terima santunan BPJS Ketenagakerjaan
24 September 2025 17:49 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polresta Pati fasilitasi penyidik KPK untuk pemeriksaan saksi-saksi kasus OTT
29 January 2026 9:10 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB