733 mahasiswa diamankan di Expo, Waena
Selasa, 24 September 2019 10:29 WIB
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal. (ANTARA News Papua/Evarukdijati)
Jayapura (ANTARA) - Sebanyak 733 mahasiswa saat ini diamankan setelah pemulangan pendemo yang berakhir rusuh di kawasan Expo Waena, Papua yang terjadi Senin (23/9).
Ratusan mahasiswa itu saat ini diamankan di Markas Brimob Polda Papua, kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Selasa.
Baca juga: 200 siswa sekolah bakar Kantor Bupati Jayawijaya
Dikatakan, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap mereka guna mengetahui secara pasti apa peran mereka dalam insiden yang menyebabkan menewaskan satu anggota TNI-TNI dan enam anggota brimob terluka parah.
Dalam insiden tersebut tercatat tiga warga sipil meninggal dan jasadnya saat ini masih disemayamkan di RS Bhayangkara di Kotaraja.
Ketika ditanya apakah dari 733 yang diamankan seluruhnya mahasiswa, Kamal mengaku belum mengetahui dengan pasti karena masih diselidiki penyidik.
Baca juga: Korban demontrasi anarkis di Wamena menjadi 22 orang
“Dari pemeriksaan tersebut baru diketahui status mereka apakah mahasiswa murni atau bukan,” aku Kamal seraya menambahkan, aksi yang dilakukan para pendemo di luar perkiraan.
Karena pada awalnya petugas memprediksi pemulangan mereka dari halaman Uncen berlangsung aman.
"Awalnya memang aman namun saat pendemo diturunkan di sekitar jembatan Expo, Waena, tiba tiba mereka menyerang aparat keamanan dan Brimob yang bertugas pengamanan di kawasan itu," kata Kombes Kamal menjelaskan.
Ratusan mahasiswa itu saat ini diamankan di Markas Brimob Polda Papua, kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Selasa.
Baca juga: 200 siswa sekolah bakar Kantor Bupati Jayawijaya
Dikatakan, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap mereka guna mengetahui secara pasti apa peran mereka dalam insiden yang menyebabkan menewaskan satu anggota TNI-TNI dan enam anggota brimob terluka parah.
Dalam insiden tersebut tercatat tiga warga sipil meninggal dan jasadnya saat ini masih disemayamkan di RS Bhayangkara di Kotaraja.
Ketika ditanya apakah dari 733 yang diamankan seluruhnya mahasiswa, Kamal mengaku belum mengetahui dengan pasti karena masih diselidiki penyidik.
Baca juga: Korban demontrasi anarkis di Wamena menjadi 22 orang
“Dari pemeriksaan tersebut baru diketahui status mereka apakah mahasiswa murni atau bukan,” aku Kamal seraya menambahkan, aksi yang dilakukan para pendemo di luar perkiraan.
Karena pada awalnya petugas memprediksi pemulangan mereka dari halaman Uncen berlangsung aman.
"Awalnya memang aman namun saat pendemo diturunkan di sekitar jembatan Expo, Waena, tiba tiba mereka menyerang aparat keamanan dan Brimob yang bertugas pengamanan di kawasan itu," kata Kombes Kamal menjelaskan.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Semarang belum inventarisasi kerugian kerusakan akibat aksi massa
01 September 2025 22:37 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Pemprov Jateng segera siapkan huntara warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal
04 February 2026 20:39 WIB
KPK baru menduga sebagian dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati terkait kasus Sudewo
04 February 2026 11:26 WIB
KPK duga ada lebih dari satu pengepul uang pemerasan pada tiap kecamatan di Pati
04 February 2026 10:23 WIB
KPK imbau pengepul kembalikan uang ke lembaga antirasuah, bukan ke calon perangkat desa Pati
04 February 2026 8:57 WIB
Polisi optimalkan penindakan menggunakan sistem ETLE dalam Operasi Keselamatan Candi
02 February 2026 16:49 WIB