
Polisi menyiagakan 1.349 personel amankan sidang putusan aktivis Pati

Pati (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati menyiagakan sebanyak 1.349 personel gabungan untuk mengamankan jalannya sidang perkara dengan terdakwa Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto yang merupakan aktivis di Kabupaten Pati di Pengadilan Negeri Pati, , Jawa Tengah, Kamis.
"Seribuan personel tersebut tidak hanya berasal dari jajaran Polresta Pati, tetapi juga didukung personel dari wilayah eks Keresidenan Pati untuk mengamankan jalannya persidangan hari ini (5/3)," kata Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi di Pati, Kamis.
Ia mengungkapkan pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pati, tetapi juga di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Pati untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses persidangan berlangsung.
Menurut dia, personel ditempatkan secara berlapis mulai dari ring terluar hingga area inti pengadilan guna memastikan situasi tetap terkendali.
Dengan kesiapan personel yang cukup besar serta dukungan dari berbagai pihak, Polresta Pati optimistis pengamanan sidang dapat berjalan lancar sehingga proses hukum dapat berlangsung aman dan tertib.
Selain melakukan pengamanan terbuka, aparat juga melakukan langkah preventif dengan meningkatkan patroli serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur TNI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman tanpa terganggu oleh agenda persidangan yang menyita perhatian publik.
Ia mengatakan pelaksanaan sidang tersebut bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan, sehingga pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga suasana tetap damai dan kondusif.
"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu konflik. Apalagi Ramadhan merupakan bulan penuh berkah. Mari kita jaga bersama situasi yang aman, damai, dan saling menghargai agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk," ujarnya.
Baca juga: KPK geledah rumah Kadis PUTR Pati, amankan sejumlah dokumen
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
