Rudy tolak jadi Ketua DPC PDIP Surakarta
Kamis, 27 Juni 2019 17:58 WIB
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (Foto: Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo atau yang Rudy enggan kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Surakarta karena sudah menjabat sejak 20 tahun.
"Saya sudah tidak mau dicalonkan lagi, sudah bosan. Bahkan sebelumnya saya juga sudah mengabdi di partai, kalau sejak awal mungkin sudah 43 tahun," katanya di Solo, Jateng, Kamis.
Ia mengatakan keengganannya kembali menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta tersebut juga sudah disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: PDIP Solo Klaim Raih 24 Kursi DPRD
Meski demikian, ia akan tetap mengikuti arahan dari ketua umumnya.
"Saya sudah matur ke Ibu (Megawati, red), kalau saya ibarat diminta membuka pintu di Teuku Umar (kediaman Megawati, red) saya lakoni," katanya.
Sementara itu, ia tidak menampik kembali dicalonkan sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta. Meski demikian, ia merasa sudah saatnya diganti.
Bahkan, ia menyatakan siap mendukung siapapun yang nantinya terpilih menggantikannya menjadi ketua DPC PDIP Surakarta.
Meski demikian, ia mengakui memiliki kriteria untuk para kandidat, salah satunya harus memiliki loyalitas kepada partai dan pimpinan partai.
"Termasuk harus melalui karir struktural di kepartaian terlebih dahulu. Kalau jenjang struktural itu sudah ada dalam juklak dan juknis (petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis, red)," katanya.
Baca juga: DPD Tidak Tahu Mundurnya Ketua PDIP Solo
"Saya sudah tidak mau dicalonkan lagi, sudah bosan. Bahkan sebelumnya saya juga sudah mengabdi di partai, kalau sejak awal mungkin sudah 43 tahun," katanya di Solo, Jateng, Kamis.
Ia mengatakan keengganannya kembali menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta tersebut juga sudah disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: PDIP Solo Klaim Raih 24 Kursi DPRD
Meski demikian, ia akan tetap mengikuti arahan dari ketua umumnya.
"Saya sudah matur ke Ibu (Megawati, red), kalau saya ibarat diminta membuka pintu di Teuku Umar (kediaman Megawati, red) saya lakoni," katanya.
Sementara itu, ia tidak menampik kembali dicalonkan sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta. Meski demikian, ia merasa sudah saatnya diganti.
Bahkan, ia menyatakan siap mendukung siapapun yang nantinya terpilih menggantikannya menjadi ketua DPC PDIP Surakarta.
Meski demikian, ia mengakui memiliki kriteria untuk para kandidat, salah satunya harus memiliki loyalitas kepada partai dan pimpinan partai.
"Termasuk harus melalui karir struktural di kepartaian terlebih dahulu. Kalau jenjang struktural itu sudah ada dalam juklak dan juknis (petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis, red)," katanya.
Baca juga: DPD Tidak Tahu Mundurnya Ketua PDIP Solo
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK geledah rumah Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dan Rochim di Madiun, sita dokumen dan uang
22 January 2026 10:04 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Wagub Jateng: Pimpinan daerah terapkan pakta integritas pelayanan masyarakat
21 January 2026 19:10 WIB