
PGN Area Bojonegoro gelar edukasi keselamatan gas bumi di Lamongan

Semarang (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina, Area Bojonegoro, menggelar safety edukasi atau penyuluhan keselamatan penggunaan gas bumi di Perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Melalui kegiatan bertajuk "Kenali GasKita Lebih Dekat: Praktis, Aman, dan Handal, Pelanggan Tahu, Pelanggan Nyaman", Sabtu, PGN ingin meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan saat menggunakan gas bumi di rumah.
Sekitar 84 warga, didampingi pengurus RW dan tokoh masyarakat setempat, mendapatkan sosialisasi tata cara berlangganan gas dan edukasi keselamatan dalam penggunaan gas bumi bagi pengguna gas rumah tangga.
Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief mengatakan bahwa PGN juga ingin memastikan pelanggan memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaannya.
Peserta menerima edukasi bahwa gas bumi merupakan energi yang aman dan ramah lingkungan apabila digunakan sesuai standar keselamatan.
Gas bumi bersifat ringan sehingga mudah mengurai ke udara atau atmosfer apabila terjadi kebocoran, tidak mudah meledak dan telah dilengkapi dengan zat odorant atau pembau sehingga kebocoran dapat segera terdeteksi melalui aroma menyengat yang khas.
Demi menjaga keamanan dan keandalan instalasi, warga diimbau untuk merawat pipa gas dengan baik, menjauhkan pipa dari sumber api maupun instalasi listrik, serta menempatkan peralatan gas di area yang kering dengan sirkulasi udara yang memadai.
Dalam kondisi darurat, seperti tercium bau gas yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk tidak panik. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tidak menyalakan api maupun peralatan listrik.
Selanjutnya, menutup seluruh kran gas, membuka jendela dan ventilasi udara untuk mempercepat sirkulasi udara, serta melakukan pengecekan pada meter, sambungan pipa, elbow, dan selang menggunakan air sabun.
Jika kebocoran terjadi pada selang kompor, pelanggan dapat segera kencangkan kembali pengikat selang, namun jika kebocoran terdeteksi pada sambungan rumah atau pipa ke meter maka kran harus ditutup dan segera menghubungi layanan darurat.
Faishal Arief mengatakan, kegiatan temu pelanggan bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus sebagai bagian dari komitmen mempererat komunikasi dengan pelanggan jaringan gas (jargas), khususnya sektor rumah tangga.
Terdapat dua poin utama, yaitu aspek keselamatan penggunaan bahan bakar gas bumi dan informasi produk gas bumi yang telah dimanfaatkan oleh para pelanggan.
"Dengan begitu, pelanggan tidak hanya memperoleh manfaat dari penggunaan gas bumi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan produk dan keselamatan dalam penggunaannya," katanya.
Ia menambahkan PGN Area Bojonegoro menyalurkan gas bumi ke sektor rumah tangga di Perumahan Graha Indah Lamongan mencapai 200 pelanggan, dengan volume penyaluran gas bumi mencapai 2.000 meter kubik per bulan sampai dengan akhir 2025.
Sementara itu, Ketua Lingkungan Perumahan Graha Indah Lamongan Suyono mengaku sangat mendapatkan manfaat beragam pengetahuan mengenai produk PGN yang digunakan.
"Manfaat pertemuan ini besar sekali, karena kami pelanggan menjadi lebih mengetahui tentang keselamatan penggunaan gas bumi dan kemudahan tata cara pembayarannya," ungkap Yono, sapaan akrabnya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
