Boyolali usulkan Musrenbang 2019 senilai Rp57,4 miliar
Kamis, 14 Maret 2019 19:27 WIB
Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2019 Kabupaten Boyolali di Pendopo Gede Boyolali, Kamis. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)
Boyolali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar kembali Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2019 dengan mengusulkan anggaran pembangunan ke Provinsi Jawa Tengah senilai Rp57.4 miliar.
Kegiatan Musrenbang tersebut dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kabupaten Boyolali 2020, kata Wakil Bupati M. Said Hidayat di sela pembukaan Musrenbang 2019 di Pendopo Gede Boyolali, Kamis.
Acara yang dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Boyolali tersebut untuk menampung aspirasi masyarakat dari berbagai bidang.
Menurut Wabup, dengan adanya musrenbang tersebut, mampu mendengarkan aspirasi atau usulan dari masyarakat terkait dengan berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial budaya, dan infranstruktur, yang sering dikeluhkan.
"Apa yang diusulkan diharapkan dapat terwujudkan, yakni anggaran sekitar Rp57,4 miliar dalam rangka melaksanakan pembangunan di Boyolali," katanya.
M. Said Hidayat berharap rencana pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Boyolali.
"Kami meminta agar pembangunan yang menjadi prioritas dapat segera terwujud," katanya.
Sementara ituj, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali Nur Kamdani menyebutkan total usulan yang telah tertampung dari musrenbang desa hingga kecamatan mencapai lebih dari 500 usulan.
Menurut dia, salah satunya di bidang ekonomi terdapat 66 usulan, dan 53 usulan di antaranya telah disetujui, sedangkan 1 usulan disetujui dengan syarat, dan 6 usulan ditolak.
"Usulan bidang sosial budaya terdapat 109 usulan dengan perincian sebanyak 8 usulan disetujui, 43 usulan disetujui dengan syarat, dan 58 usulan ditolak," katanya.
Menurut dia, usulan dari bidang infrastruktur sebanyak 154 usulan, dimana 54 usulan telah disetujui, dan 58 usulan disetujui dengan syarat, sedangkan 42 usulan ditolak.
Kegiatan Musrenbang tersebut dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kabupaten Boyolali 2020, kata Wakil Bupati M. Said Hidayat di sela pembukaan Musrenbang 2019 di Pendopo Gede Boyolali, Kamis.
Acara yang dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Boyolali tersebut untuk menampung aspirasi masyarakat dari berbagai bidang.
Menurut Wabup, dengan adanya musrenbang tersebut, mampu mendengarkan aspirasi atau usulan dari masyarakat terkait dengan berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial budaya, dan infranstruktur, yang sering dikeluhkan.
"Apa yang diusulkan diharapkan dapat terwujudkan, yakni anggaran sekitar Rp57,4 miliar dalam rangka melaksanakan pembangunan di Boyolali," katanya.
M. Said Hidayat berharap rencana pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Boyolali.
"Kami meminta agar pembangunan yang menjadi prioritas dapat segera terwujud," katanya.
Sementara ituj, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali Nur Kamdani menyebutkan total usulan yang telah tertampung dari musrenbang desa hingga kecamatan mencapai lebih dari 500 usulan.
Menurut dia, salah satunya di bidang ekonomi terdapat 66 usulan, dan 53 usulan di antaranya telah disetujui, sedangkan 1 usulan disetujui dengan syarat, dan 6 usulan ditolak.
"Usulan bidang sosial budaya terdapat 109 usulan dengan perincian sebanyak 8 usulan disetujui, 43 usulan disetujui dengan syarat, dan 58 usulan ditolak," katanya.
Menurut dia, usulan dari bidang infrastruktur sebanyak 154 usulan, dimana 54 usulan telah disetujui, dan 58 usulan disetujui dengan syarat, sedangkan 42 usulan ditolak.
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pupuk Indonesia catat serapan pupuk subsidi di Boyolali tertinggi di Jawa Tengah
30 January 2026 18:49 WIB
Pemkab Boyolali tingkatkan layanan kesehatan dengan alat general monitor diagnostic
22 January 2026 19:08 WIB
Deklarasi Boyolali digaungkan bersama pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026
15 January 2026 16:11 WIB
Lima finalis Festival Film Desa HDN 2026 ditonton bareng lewat layar tancap
15 January 2026 14:29 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB