Program Inovasi Desa, perangkat desa terima uang pensiun bulanan
Rabu, 14 November 2018 18:44 WIB
Bupati Kendal Mirna Annisa bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendal Yunan Shahada (paling kanan) di Kendal, Rabu. (Foto: Humas BPJS Ketenagakerjaan).
Kendal - Program Inovasi Desa Kendal memberikan nilai positif karena menjadikan perangkat desa menerima uang pensiun secara bulanan dan pemberian santunan klaim pertama diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan setempat.
"Penyerahan ini menjadi sejarah baru mengingat ibu adalah ahli waris perangkat desa pertama yang menerima Jaminan Pensiun berkala bulanan dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan ini sejalan karena BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi inovasi Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan dalam bentuk Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," kata Dolik Yulianto selaku PPS Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang, di Kendal, Rabu.
Rumiati, ahli waris dari almarhum Moh Fatah Ariyadi perangkat Desa Sidomukti, Weleri yang menerima santunan Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun mengaku berterima kasih.
"Saya berterima kasih, pensiunan BPJS Ketenagakerjaan ini akan kami gunakan untuk dana sekolah anak yang masih kelas 1 SD dan 2 SD," katanya.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa, Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengan Sudaryanto, Kepala Dispermasdes Kendal Subaidi, Sekda, Forkopimda, pendamping desa, dan kepala desa se-Kabupaten Kendal tersebut juga menampilkan 54 inovasi desa dari puluhan UMKM serta pentas budaya di Lapangan Desa Sambongsari dalam acara Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kendal 2018.
Bupati Kendal Mirna Annisa menegaskan bahwa desa inovatif dan maju sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kendal Permata Pantura
"Pendewasaan selama tiga tahun terakhir ini, tidak akan Kendal Permata Pantura apabila desanya tidak inovatif dan maju," katanya.
Kepala Dispermasdes Kabupaten Kendal Subaidi menambahkan bahwa acara tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas penggunaan dana desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan desa, serta agar daya saing dan perekonomian warga meningkat, karena inovasi inovasi desa dapat memperkuat kapasitas desa dalam rangka peningkatan kesejahteraan warganya.
"Mulai tahun ini, desa-desa di Kendal sudah terbebas dari status desa tertinggal. Bahkan sudah dinobatkan ada delapan desa mandiri dan ada dua desa yakni Nawangsari dan Karangdowo yang baru saja masuk sebagai 100 desa terbaik di Indonesia," katanya.
Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah Sudaryanto menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi para kepala desa yang terus bangkit bergerak dan berinovasi dalam membangun desa.
"Apapun jenisnya, yang terpenting segera disebarluaskan agar lebih banyak orang mengetahui dan merasakan manfaatnya," demikian Sudaryanto
"Penyerahan ini menjadi sejarah baru mengingat ibu adalah ahli waris perangkat desa pertama yang menerima Jaminan Pensiun berkala bulanan dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan ini sejalan karena BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi inovasi Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan dalam bentuk Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," kata Dolik Yulianto selaku PPS Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang, di Kendal, Rabu.
Rumiati, ahli waris dari almarhum Moh Fatah Ariyadi perangkat Desa Sidomukti, Weleri yang menerima santunan Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun mengaku berterima kasih.
"Saya berterima kasih, pensiunan BPJS Ketenagakerjaan ini akan kami gunakan untuk dana sekolah anak yang masih kelas 1 SD dan 2 SD," katanya.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa, Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengan Sudaryanto, Kepala Dispermasdes Kendal Subaidi, Sekda, Forkopimda, pendamping desa, dan kepala desa se-Kabupaten Kendal tersebut juga menampilkan 54 inovasi desa dari puluhan UMKM serta pentas budaya di Lapangan Desa Sambongsari dalam acara Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kendal 2018.
Bupati Kendal Mirna Annisa menegaskan bahwa desa inovatif dan maju sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kendal Permata Pantura
"Pendewasaan selama tiga tahun terakhir ini, tidak akan Kendal Permata Pantura apabila desanya tidak inovatif dan maju," katanya.
Kepala Dispermasdes Kabupaten Kendal Subaidi menambahkan bahwa acara tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas penggunaan dana desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan desa, serta agar daya saing dan perekonomian warga meningkat, karena inovasi inovasi desa dapat memperkuat kapasitas desa dalam rangka peningkatan kesejahteraan warganya.
"Mulai tahun ini, desa-desa di Kendal sudah terbebas dari status desa tertinggal. Bahkan sudah dinobatkan ada delapan desa mandiri dan ada dua desa yakni Nawangsari dan Karangdowo yang baru saja masuk sebagai 100 desa terbaik di Indonesia," katanya.
Kepala Dispermasdesdukcapil Jawa Tengah Sudaryanto menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi para kepala desa yang terus bangkit bergerak dan berinovasi dalam membangun desa.
"Apapun jenisnya, yang terpenting segera disebarluaskan agar lebih banyak orang mengetahui dan merasakan manfaatnya," demikian Sudaryanto
Pewarta : KSM
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR ingatkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan harus transparan
26 February 2026 13:19 WIB
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB
Wabup Banyumas: BPJS Ketenagakerjaan berikan perlindungan nyata bagi pekerja informal
28 January 2026 16:46 WIB
BPJS Kesehatan: UHC Non Cut Off Banyumas berlanjut pada 2026 jamin layanan kesehatan
07 January 2026 18:52 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Hery Gunardi beberkan strategi perbankan hadapi ketidakpastian ekonomi global
07 March 2026 19:31 WIB
Bupati Temanggung ungkap 20 persen opsen PKB untuk peningkatan infrastruktur
28 February 2026 1:42 WIB
BI Jateng gandeng Dewan Masjid Indonesia, sosialisasikan pembayaran zakat lewat QRIS
26 February 2026 7:42 WIB