BPJS TK dorong perangkat desa urus kepesertaan
Senin, 9 April 2018 12:21 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Klaten Boby Foriawan dengan para ahli waris penerima santunan (Foto: Aris Wasita)
Klaten (Antaranews Jateng) - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Klaten, Jawa Tengah, mendorong seluruh perangkat desa di Kabupaten Klaten segera mengurus kepesertaan.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata bagi warga Klaten, kami ingin masyarakat Klaten hidup sejahtera dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Boby Foriawan di sela penyerahan santunan kepada salah satu perangkat Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, Klaten, atas nama Aceng Priatna di Pendopo Kabupaten Klaten, Selasa.
Berdasarkan data, dikatakannya, dari sebanyak 393 perangkat desa di Kabupaten Klaten, 131 di antaranya sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan sisanya masih dalam proses.
"Dalam hal ini kami terus mendorong perangkat desa lain yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri," katanya.
Terkait hal itu, pihaknya juga mengapresiasi kepedulian Bupati Klaten Sri Mulyani serta seluruh jajaran Kepala Dinas yang sangat mendukung program pemerintah tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi karena mereka sadar bahwa upaya ini untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya sinergi ini kami ingin membawa Kabupaten Klaten menjadi lebih baik," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan akan terus mendorong perangkat desa yang hingga saat ini belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Dengan menjadi peserta, secara keseluruhan ada proteksi untuk masyarakat yaitu jaminan hari tua, kematian, kecelakaan kerja, dan pensiun," katanya.
Ia juga menargetkan ke depan seluruh masyarakat Kabupaten Klaten bisa terproteksi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
"Dorongan yang kami lakukan dalam bentuk regulasi baik untuk UMKM maupun seluruh jajaran pemerintahan. Khusus untuk UMKM salah satunya diberikannya kemudahan izin jika mendaftarkan seluruh pegawainya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Sementara itu, pada penyerahan santunan secara simbolis kepada perangkat desa tersebut, ada dua karyawan swasta yang juga mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu atas nama Indarti dari PT Mano Div Kontrak dan Ari Prasetyo dari PT Serasi Autoraya.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata bagi warga Klaten, kami ingin masyarakat Klaten hidup sejahtera dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten Boby Foriawan di sela penyerahan santunan kepada salah satu perangkat Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, Klaten, atas nama Aceng Priatna di Pendopo Kabupaten Klaten, Selasa.
Berdasarkan data, dikatakannya, dari sebanyak 393 perangkat desa di Kabupaten Klaten, 131 di antaranya sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan sisanya masih dalam proses.
"Dalam hal ini kami terus mendorong perangkat desa lain yang belum terdaftar agar segera mendaftarkan diri," katanya.
Terkait hal itu, pihaknya juga mengapresiasi kepedulian Bupati Klaten Sri Mulyani serta seluruh jajaran Kepala Dinas yang sangat mendukung program pemerintah tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi karena mereka sadar bahwa upaya ini untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya sinergi ini kami ingin membawa Kabupaten Klaten menjadi lebih baik," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan akan terus mendorong perangkat desa yang hingga saat ini belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Dengan menjadi peserta, secara keseluruhan ada proteksi untuk masyarakat yaitu jaminan hari tua, kematian, kecelakaan kerja, dan pensiun," katanya.
Ia juga menargetkan ke depan seluruh masyarakat Kabupaten Klaten bisa terproteksi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
"Dorongan yang kami lakukan dalam bentuk regulasi baik untuk UMKM maupun seluruh jajaran pemerintahan. Khusus untuk UMKM salah satunya diberikannya kemudahan izin jika mendaftarkan seluruh pegawainya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Sementara itu, pada penyerahan santunan secara simbolis kepada perangkat desa tersebut, ada dua karyawan swasta yang juga mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, yaitu atas nama Indarti dari PT Mano Div Kontrak dan Ari Prasetyo dari PT Serasi Autoraya.
Pewarta : Aries Wasita Widiastuti
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Optimalisasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Dispermasdes Klaten serahkan santunan jaminan kematian Rp42 Juta
18 jam lalu
Bupati Boyolali serahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga petani
11 March 2026 21:03 WIB
PT Pertamina Lubricants beri santunan pendidikan untuk 130 anak di Ring I Cilacap
04 March 2026 17:43 WIB
Disnakertrans Jateng dan BPJS Ketenagakerjaan perkuat sinergi, serahkan santunan ke ahli waris pekerja
12 February 2026 18:38 WIB
BPJS Ketenagakerjaan serahkan klaim JKM ke ahli waris marbot dan pengurus masjid
12 February 2026 18:11 WIB
Ahli waris pengajar Ponpes Al Muayyad terima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan
18 October 2025 15:28 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Hery Gunardi beberkan strategi perbankan hadapi ketidakpastian ekonomi global
07 March 2026 19:31 WIB
Bupati Temanggung ungkap 20 persen opsen PKB untuk peningkatan infrastruktur
28 February 2026 1:42 WIB
BI Jateng gandeng Dewan Masjid Indonesia, sosialisasikan pembayaran zakat lewat QRIS
26 February 2026 7:42 WIB