4.000 orang unduh aplikasi "GO BPR"
Senin, 5 Maret 2018 21:11 WIB
Aplikasi Go BPR dapat diunduh oleh masyarakat di google playstore (Foto: ANTARAJATENG.COM/Aris Wasita Widiastuti)
Solo (Antaranews Jateng) - Sebanyak 4.000 orang telah mengunduh aplikasi "Go BPR" yang diinisiasi oleh Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Surakarta bekerja sama dengan Archiepelago Digital Studio sebagai penyedia aplikasi.
"Sedangkan untuk jumlah pengajuan kredit melalui aplikasi ini sebanyak 248 transaksi," kata Ketua Archiepelago Digital Studio Edwin Jayandaru di Solo, Senin.
Selain itu, dikatakannya, untuk jumlah nasabah tabungan dan deposito sekitar 100 nasabah. Meski demikian, dikatakannya, terkait transaksi yang terjadi melalui "Go BPR" tersebut belum dapat diketahui.
"Mengenai transaksi memang kami belum bisa membaca itu, ini untuk pengembangan aplikasi selanjutnya," katanya.
Adapun untuk jumlah BPR se-Soloraya yang sudah memanfaatkan aplikasi tersebut sebanyak 73 BPR.
Sementara itu, melihat antusiasme masyarakat terkait aplikasi tersebut, saat ini pihaknya tengah mengembangkan aplikasi tersebut untuk lingkup Jawa Tengah sehingga diharapkan akan makin banyak BPR maupun nasabah yang memanfaatkannya.
"Saat ini kami sedang mengembangkannya di Semarang serta Karesidenan?Kedu, yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Wonosobo," katanya.
Khusus di Kota Semarang, dikatakannya, ada sebanyak 62 BPR yang dilibatkan, sedangkan di Karesidenan Kedu ada sebanyak 33 BPR.
"Kalau untuk target, pada tahun ini kami ingin seluruh daerah di Jawa Tengah sudah bisa mengakses aplikasi ini. Total BPR sekitar 400 BPR," katanya.
"Sedangkan untuk jumlah pengajuan kredit melalui aplikasi ini sebanyak 248 transaksi," kata Ketua Archiepelago Digital Studio Edwin Jayandaru di Solo, Senin.
Selain itu, dikatakannya, untuk jumlah nasabah tabungan dan deposito sekitar 100 nasabah. Meski demikian, dikatakannya, terkait transaksi yang terjadi melalui "Go BPR" tersebut belum dapat diketahui.
"Mengenai transaksi memang kami belum bisa membaca itu, ini untuk pengembangan aplikasi selanjutnya," katanya.
Adapun untuk jumlah BPR se-Soloraya yang sudah memanfaatkan aplikasi tersebut sebanyak 73 BPR.
Sementara itu, melihat antusiasme masyarakat terkait aplikasi tersebut, saat ini pihaknya tengah mengembangkan aplikasi tersebut untuk lingkup Jawa Tengah sehingga diharapkan akan makin banyak BPR maupun nasabah yang memanfaatkannya.
"Saat ini kami sedang mengembangkannya di Semarang serta Karesidenan?Kedu, yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Wonosobo," katanya.
Khusus di Kota Semarang, dikatakannya, ada sebanyak 62 BPR yang dilibatkan, sedangkan di Karesidenan Kedu ada sebanyak 33 BPR.
"Kalau untuk target, pada tahun ini kami ingin seluruh daerah di Jawa Tengah sudah bisa mengakses aplikasi ini. Total BPR sekitar 400 BPR," katanya.
Pewarta : Aries Wasita Widi Astuti
Editor : Immanuel Citra Senjaya
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Dirut Perumda BPR Bank Pasar Kota Semarang didakwa korupsi Rp5,2 miliar
24 February 2026 19:27 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit - BPR Arto Moro tandatangani kerja sama
05 August 2025 13:33 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
BRI sediakan Rp25 T penuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri 2026
13 March 2026 13:26 WIB
Hery Gunardi beberkan strategi perbankan hadapi ketidakpastian ekonomi global
07 March 2026 19:31 WIB
Bupati Temanggung ungkap 20 persen opsen PKB untuk peningkatan infrastruktur
28 February 2026 1:42 WIB