Ruas Jalan Nasional Jateng Siap untuk Lebaran
Senin, 22 Juni 2015 12:27 WIB
Pengendara motor melintas di samping rambu-rambu di Jalur Pantura Cimohong, Brebes, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
"Secara umum ruas-ruas jalan nasional di Jawa Tengah sudah siap untuk Jalur Lebaran 2015," kata Inspektur II Itjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Adriananda dalam rilis Biro Komunikasi Publik Kemenpupera yang diterima di Jakarta, Senin.
Menurut dia, pekerjaan berat di ruas-ruas jalan nasional tersebut sudah tidak dilakukan pada H-30. Sedangkan pekerjaan yang dilakukan saat ini hanya berupa penambahan rambu dan marka jalan.
"Terdapat beberapa pekerjaan di Jalur Lingkar Selatan Borokulon Purworejo yang diperkeras dengan beton, pada hari ini sudah dalam kondisi mantap untuk Jalur Lebaran tahun ini. Perlintasan sebidang kereta Sumpyuh di wilayah Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, juga sudah dalam kondisi mantap," katanya.
Selain itu, ujar dia, ruas tol Semarang-Solo Seksi II (Ungaran-Bawen) sepanjang sekitar 12 kilometer itu dilaporkan berada dalam kondisi mantap dan sudah siap memfasilitasi para pemudik.
Di daerah lain, jalur lebaran dari Jakarta menuju Banten-Merak melalui jalur tol maupun Cilegon yang akan menuju lintas Sumatera Timur juga dilaporkan dalam keadaan siap melayani arus mudik lebaran yang akan menuju Sumatera.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W Husaini optimistis jalur pantai utara Jawa Barat pada 2015 lebih siap menghadapi arus mudik Lebaran dibanding tahun sebelumnya.
"Pantura tahun ini jauh lebih siap. Tahun (2014) lalu menghadapi musim hujan dua bulan sebelum Lebaran sehingga kami kelabakan," kata Hediyanto W Husaini.
Menurut Hediyanto, kelabakan yang dihadapi Lebaran sebelumnya antara lain karena setelah musim hujan bermunculan lubang begitu banyak.
Hal itu, ujar dia, mengakibatkan perbaikan dibantu pihak lain. Namun pada tahun 2015 dinilai tidak ada permasalahan seperti yang dihadapi sebelumnya.
"Mudah-mudahan waktu sebulan ke depan tidak ada hal yang di luar kebiasaan, oleh karena itu bila ada sesuatu hal kita adakan upaya pencegahan sedini mungkin," ucapnya.
Menurut dia, pekerjaan berat di ruas-ruas jalan nasional tersebut sudah tidak dilakukan pada H-30. Sedangkan pekerjaan yang dilakukan saat ini hanya berupa penambahan rambu dan marka jalan.
"Terdapat beberapa pekerjaan di Jalur Lingkar Selatan Borokulon Purworejo yang diperkeras dengan beton, pada hari ini sudah dalam kondisi mantap untuk Jalur Lebaran tahun ini. Perlintasan sebidang kereta Sumpyuh di wilayah Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, juga sudah dalam kondisi mantap," katanya.
Selain itu, ujar dia, ruas tol Semarang-Solo Seksi II (Ungaran-Bawen) sepanjang sekitar 12 kilometer itu dilaporkan berada dalam kondisi mantap dan sudah siap memfasilitasi para pemudik.
Di daerah lain, jalur lebaran dari Jakarta menuju Banten-Merak melalui jalur tol maupun Cilegon yang akan menuju lintas Sumatera Timur juga dilaporkan dalam keadaan siap melayani arus mudik lebaran yang akan menuju Sumatera.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W Husaini optimistis jalur pantai utara Jawa Barat pada 2015 lebih siap menghadapi arus mudik Lebaran dibanding tahun sebelumnya.
"Pantura tahun ini jauh lebih siap. Tahun (2014) lalu menghadapi musim hujan dua bulan sebelum Lebaran sehingga kami kelabakan," kata Hediyanto W Husaini.
Menurut Hediyanto, kelabakan yang dihadapi Lebaran sebelumnya antara lain karena setelah musim hujan bermunculan lubang begitu banyak.
Hal itu, ujar dia, mengakibatkan perbaikan dibantu pihak lain. Namun pada tahun 2015 dinilai tidak ada permasalahan seperti yang dihadapi sebelumnya.
"Mudah-mudahan waktu sebulan ke depan tidak ada hal yang di luar kebiasaan, oleh karena itu bila ada sesuatu hal kita adakan upaya pencegahan sedini mungkin," ucapnya.
Pewarta : Muhammad Razi Rahman
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017