Tarik Wisatawan, Pengelola Borobudur Aktif Promosi ke Luar Negeri
Kamis, 26 Februari 2015 8:57 WIB
ejumlah wisatawan mengenakan kain sarung batik saat mengunjungi candi Borobudur di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Magelang, Jateng, Rabu (16/3). Pihak TWCB mewajibkan setiap pengunjung mengenakan kain sarung selama mengelilingi Candi Bor
"Guna menarik wisatawan asing berkunjung ke Candi Borobudur, kami tetap mengandalkan pemasaran di luar negeri," kata Kepala Divisi Administrasi dan Keuangan Unit Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Aryono Hendro Malyanto di Magelang, Kamis.
Ia mengatakan dalam promosi tersebut TWCB bekerja sama dengan kedutaan besar Indonesia dan Kementerian Pariwisata.
Ia menyebutkan pada pekan ini TWCB promosi di India bersamaan penyelenggaraan Festival Ramayana Internasional di New Delhi.
"Pada bulan Maret mendatang kami promosi ke Belanda dan Jerman," katanya menambahkan.
Menurut dia, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Candi Borobudur selama 2014 sebanyak 211,004 orang.
Dari sejumlah kunjungan wisatawan mancanegara tersebut paling tinggi dari Belanda sebanyak 42.096 orang, kemudian Jepang 38.543 orang, Malaysia 26.531 rang, dan Prancis 25.608 orang.
"Kami terus berusaha promosi di luar negeri sebagai salah satu upaya memperkenalkan Taman Wisata Candi Borobudur beserta fasilitas yang ada di sekitarnya," katanya.
Menyinggung "travel warning" yang sempat dikeluarkan Pemerintah Australia agar warganya tidak berkunjung ke Indonesia, dia mengatakan hingga sekarang tidak ada pengaruhnya terhadap kunjungan wisatawan dari negara Kanguru tersebut ke Candi Borbudur.
Ia mengatakan dalam promosi tersebut TWCB bekerja sama dengan kedutaan besar Indonesia dan Kementerian Pariwisata.
Ia menyebutkan pada pekan ini TWCB promosi di India bersamaan penyelenggaraan Festival Ramayana Internasional di New Delhi.
"Pada bulan Maret mendatang kami promosi ke Belanda dan Jerman," katanya menambahkan.
Menurut dia, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Candi Borobudur selama 2014 sebanyak 211,004 orang.
Dari sejumlah kunjungan wisatawan mancanegara tersebut paling tinggi dari Belanda sebanyak 42.096 orang, kemudian Jepang 38.543 orang, Malaysia 26.531 rang, dan Prancis 25.608 orang.
"Kami terus berusaha promosi di luar negeri sebagai salah satu upaya memperkenalkan Taman Wisata Candi Borobudur beserta fasilitas yang ada di sekitarnya," katanya.
Menyinggung "travel warning" yang sempat dikeluarkan Pemerintah Australia agar warganya tidak berkunjung ke Indonesia, dia mengatakan hingga sekarang tidak ada pengaruhnya terhadap kunjungan wisatawan dari negara Kanguru tersebut ke Candi Borbudur.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jumlah wisatawan di objek wisata Jateng saat Natal-tahun baru capai 4,39 juta orang
05 January 2026 22:15 WIB
Libur Natal dan Tahun Baru, Safari Beach Jateng dikunjungi hingga 2.800 wisatawan per Hari
01 January 2026 18:14 WIB
Taman Wisata Borobudur gelar penyambutan khusus wisatawan pertama tahun 2026
01 January 2026 16:25 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Kantor Pertanahan Temanggung targetkan pemetaan bidang tanah 500 hektare PTSL
01 February 2026 12:27 WIB
Wali Kota Surakarta sebut pentingnya adaptasi di tengah perkembangan zaman
31 January 2026 22:02 WIB
Pemprov Jateng sediakan layanan pemulihan psikologis bagi penyintas bencana
31 January 2026 19:29 WIB