Logo Header Antaranews Jateng

Siswa SD Galang Bantuan Bagi Korban Banjir

Senin, 3 Februari 2014 19:58 WIB
Image Print
ilustrasi


Para siswa SD itu ikut membantu menata kardus-kardus berisi bantuan yang akan diberikan kepada para pengungsi korban banjir, termasuk menaikkannya ke dalam mobil yang akan mengirimkan bantuan itu.

Bahkan, siswa-siswa terlihat berbaris rapi untuk secara estafet mengangkut satu-persatu kardus berisi bantuan untuk pengungsi itu ke dalam mobil, membantu para guru dan karyawan sekolah tersebut.

Menurut Wafiqoh, salah satu guru SD Negeri Srondol Wetan 02 Semarang, bantuan itu berasal dari seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun karyawan sekolah itu yang dikumpulkan secara sukarela.

"Bagi siswa, tentunya kegiatan semacam ini bisa mengasah kepedulian mereka kepada para korban bencana, termasuk banjir. Apalagi, banyak pula anak-anak seusia mereka yang menjadi korban," katanya.

Ia mengatakan kepedulian anak-anak, guru, dan karyawan terhadap para korban bencana itu ternyata sangat besar, terbukti dari terkumpulnya banyak bantuan yang terdiri berbagai kebutuhan sehari-hari pengungsi.

"Ada mi instan, beras, gula pasir, minyak goreng, biskuit, obat-obatan, pakaian. Ada kebutuhan mandi, seperti sabun, pasta gigi, sampo, sabun cuci. Kebutuhan bayi juga, seperti pampers," katanya.

Wafiqoh menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya berbagai bencana alam yang sekarang ini terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk banjir yang menerjang Pati dan daerah-daerah sekitarnya.

Menurut dia, bantuan yang digalang seluruh warga sekolah itu nantinya akan diberikan kepada para pengungsi korban banjir di Pati dan daerah-daerah sekitarnya melalui tim SAR Daerah Jawa Tengah.

Sementara itu, salah satu siswa SD Negeri Srondol Wetan 02, Aldi mengaku ikut prihatin dengan berbagai bencana yang terjadi di negeri ini, seperti banjir, tanah longsor, dan bencana alam lainnya.

"Kami senang bisa berbagi, bisa membantu sesama yang sedang berada dalam kondisi bencana," katanya.

Berbagai bantuan yang berhasil dihimpun, antara lain mi instan 68 kardus, beras 49 kantong, biskuit sebanyak tujuh kardus, susu cair sachet tiga pak, "Tolak Angin" 25 bungkus, dan teh lima pak.



Pewarta:
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026